Berita Lain

Indeks Berita


Sabtu, 12/09/2009 15:04 WIB
Surat Komjen Pol Susno Duadji Kepada Pemred Media Massa
Didit Tri Kertapati - detikNews

Jakarta - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji berang dengan pemberitaan negatif dirinya terkait kasus Bank Century. Dia pun sangat kecewa terhadap Majalah Tempo edisi terbaru yang memuat berita kasus itu dengan mengaitkan dirinya. ( ddt / asy )

Komentar terkini (29 Komentar)
Soedjoko Ika Lesmana, trima kasih atas dipublkasikan komentar saya jangan dipukul ratakan polisi itu jelek pasti ada juga yang bagus saya tahu karena ortu saya adalah purnawirawan polisi dulu ortu saya dijuluki polisi miskin karena jujur dan tidak mau memalak
@Soedjoko Mungkin betul orang tua anda adalah polisi yang jujur, tapi apakah dengan begitu anda boleh membela polisi yang kotor?
Soedjoko Ika Lesmana, Polisi lawan KPK itu buaya vs cicak kalau polisi lawan tempo itu namanya buaya vs kuli, kulinya ingin jadi boss kaya petruk jadi ratu ngimpi kali kulinya mulut besar sebesar bak tempat pembuangan sampah
Tempo siap di pengadilan, Berita Tempo merupakan pancingan agar dituntut dan bisa sampai ke pengadilan, SD mana berani sampai ke pengadilan
hendro, Mosok seh Polisi tidak MINTA DUIT BANK CENTURY, Tanda Terima Dompet SIM, Cek fisik, Cabut berkas SIM dan STNK DLL TANPA TANDA TERIMA itu khan dikumpulin terus dibagi rata, dasar budaya
Kecoa, Ngurus sim aja bayar mahal, apalagi ngurur bank!
andrew, Ini baru namanya buaya lawan buaya, bukan buaya lawan cicak menurut versi SD. Tapi tempo juga salah karena dengan judul sensasi itu dapat mempengarui image masyarakat. Tapi nggak perlu pak SD terlalu emosi, kita tunggu saja audit BPK, yg jelas akan muncul aktor2 kotor.
kodehel judul memang dibuat harus menarik.. judul Tempo pas, menantang rasa ingin tahu kita sebagai manusia punya naluri ingin tahu... seperti iklanlah.. apalagi soal dua lembaga yang erat berhubungan dengan masyarakat modern: yang satu Bank, urusannya dengan uang, satunya aparat yang urusannya dengan rambu-rambu... Priiiitttt....! Jigo..!
koruptor, sukses politik adu domba gue... terbukti 350thn plus 32 thn plus 11thn manjur... tanya kenapa?
TT, Inilah alasan kenapa ras china, india, kulitputih bahkan malaysia berani menghina ras melayu. Karena, bahkan petinggi penegak hukumnya pun rela jadi beking dan debt kolektornya nonpri. Bangsa Indo yang sial dan terkutuk. Pantas saja seumur hidup cuma jadi babu pembantu TKW kroco tenaga dll
BIG BOSS, Pro: Rakyat Jelata yang tetap MELATA! Sorry ye, krn motto kami adalah; IN MONEY WE TRUST!!! Lagian, ente2 cm rahayat kecil kan. Emang bisa ngapain sih ente2 semua ini?!
Hadi Soebeno, pak SD kalau memang anda tidak merasa bersalah , ya dijawab aja kan anda diberi kesempatan , atau diselesaikan di pengadilan , bpk punya waktu buat ke LN mengurus duitnya nasabah kakap tentunya bisa pakai hak jawab bp di Tempo , dan kapan bp SD mau ngurus korban LAPINDO ? tentunya tidak usah ke LN , . ditanggung tidak ada komosi 10% itung2 amal , juga mengangkat martabat korps yg selama ini kurang dapat kepercayaan rakyat.
1 2 3


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).