Berita Lain

Indeks Berita


Minggu, 04/10/2009 15:35 WIB
Jepang Bangun Klinik Kesehatan Darurat di Pariaman
Chaidir Anwar Tanjung - detikNews

Padang - Untuk membantu meringankan korban gempa, Pemerintah Jepang membangun klinik darurat di Kabupaten Padang Pariaman. Klinik yang terbuat dari tenda yang cukup luas ini bisa mengobati ratusan korban gempa. ( anw / gah )

Komentar terkini (6 Komentar)
Merdeka, Terimakasih saudara2 ku dari Jepang... Heran deh kemana org2 yg dulu jaman kampanye ( seprti waktu musibah Situ gintung) berlomba2 cepat membantu.. kenapa negara lain yg selalu lebih cepat... kadang ada org2 kita tuh MORALLLL ya udah rusak seperti menaikkan tarif tiket kepadang...sudah tau saudara kita lg susah..eehh malah ambil keuntungan...
bulsit, pemerintah RI tuh memang BULSHIT!!!! terutama partai partai politik dan semua anteknya pada BULSHIT!!!! memalukan!!! parah.. gubernur dan kroco kroconya pada kemana nih? kok ga keliatan tindakannya? atau jangan2 sdh melarikan diri menyelamatkan diri duluan????? PAYAAAAHHHH!!!!
bloon Sebetulnya yang bulshit cuma kamu ! hanya kamu ! cuma kamu! hanya kamu !
Malinkundang Kita patut menghargai bantuan asing maupun dari manapun, tetapi kenapa kalian tidak bisa menghargai perhatian dan rasa empati pemerintah maupun bantuan dari segala kelompok maupun pribadi2 dari dalam negeri. hoby ribut ya ?
Stevanus, Thanks jepang. Kepedulian anda sangat membantu kami.
warganegara, TERIMA KASIH SAUDARA TUA TERNYATA ANDA MASIH BAIK HATI KEPADA KAMI BANGSA YG SDG TERTIMPA BENCANA...
heran, kenapa setiap ada bencana di indonesia negara lain paling cepet membantunya dibanding dengan rakyat kita sendiri? apakah negara kita masih mementingkan kepentingannya sendiri2?
Bagol Moral manusia Indonesia memang banyak yg sdh rusak..Di saat bencana datang msh ada pihak2 yg cari keuntungan..Tak beradab..Dasar bangsat..!!!
Merdeka gm gak cepat Tindak..la wong MORAL bangsa kita sudah rusak... mau kepadang aja tiket pesawat dinaikan 300% bussyyyettttt
Kang Tobor, Judul beritanya gk inspiratif. Mirip arisan ibu-ibu, lalu "perhiasan" macam gelang-kalung jadi buah-bibir. Wartakan etos-kerja orang2 asing yg amat manusiawi itu, agar kita dpt belajar dari mereka.
1


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).