Berita Lain

Indeks Berita


Senin, 26/10/2009 14:02 WIB
Nge-charge HP Dipenjara
Kapolsek Gambir Sangkal Ada Main dalam Kasus Aguswandi

Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Polsek Gambir tidak melihat ada keanehan dalam penanganan kasus Aguswandi Tanjung (57) yang ditahan karena meng-charge HP di Apartemen ITC Roxy Mas. Tidak ada permainan dalam kasus ini. ( nal / nrl )

Komentar terkini (24 Komentar)
STB, Pak Polis banyak2lah belajar hukum dan pak hakim lebih hati2lah dalam menetapkan keputusan. Ingat tujuan hukum bukan untuk menghukum
things, Dukungan untuk polisi yang menindak orang yg melakukan tindakan kriminal baik yg besar maupun yg kecil (tidak pandang bulu, baik berkerah putih, maupun kerah robek) . Listrik di area umum dipakai untuk benda bersama seperti listrik untuk lift, eskalator, penerangan koridor, sedangkan untuk benda pribadi seperti handphone, televisi pribadi, ac pribadi tidak diperkenankan memakai listrik bersama , karena setiap unit apartemen diberikan listrik untuk benda pribadi dengan memakai meteran. Seandainya boleh memakai listrik umum, saya juga pengen semua alat listrik saya , saya hubungi dengan listrik umum. Inilah sisi keadilan yg harus dipertimbangkan
Jurtul, Kayaknya dunia kiamat akan dimulai di Indoensia deh. Sudah banyak manusia ngak warasnya. Makin aneh dan tidak ada lagi nurani. Maling triliunan bebas bahkan bisa kongkow kongkow dengan Susno di Singapura (Alsannya bukan buron POLRI tetapi buron KPK. Lucukan). Eh ini, aduh .. capelah.
ABDUL, Lumayan dapat order dari pemilik apartemen, buat bayar kuliah di PTIK yang milyaran rupiah biayayanya. Lagian ngapain tuh anak buah kapolsek main main di apartemen??? masih banyak yang harus ditangkap di daerah gambir, masa sih yang kayak gini aja mesti di ajarin, tangkap tuh calo kereta api di gambir, atau tikus tikus got di pertamina. Baru kapolsek aja dah berani nyusahin rakyat, mudah mudahan pangkat loe ga lebih dari kapolsek
KAP*LS** G*MB**, kami tidak ada permainan ...INI MURNI MASALAH DUIT bung !!! Jadi nggak ada itu main2an...kayak anak kecil aja....tolong dicatat...MURNI BISNIS alias DUIT !!
pawang buaya, biasa, orderan lewat.. logikanya klo bukan utk umum kenapa dipasang di situ? tutup aja napa seh?
Budiman, Pantas saja tuh kapolesek berani main penjarain orang gak bersalah...Yang PASTI sudah kenyang makan duit dari pegelola Apartemen .Terima order sih terima order .... pake otak donk Pak kapolsek Gambir, Gimana kalo keluarga elo yang ngalamin peristiwa ini.... Oh Kapolsek Gambir.... Anda Sungguh Berhati Iblis !!!
tetangga polisi, Kalao gitu, kita sekarang perhatikan ulah polisi sampai yang se kecil2nya, dan ungkap di media atau laporkan. Misalnya polisi yang tilang denda damai di warung2 kecil dekat prapatan itu. Sudah melanggar tugasnya, pungli, melakukannya dwarung orang, tanpa ijin yg punya warung, dan bikin malu korps. Juga polisi yang memanfaatkan kendaraan barang bukti, dipake operasional ataupun pribadi. Dah bikin nggak simpati aja
adrian, mbok ya punya hati nurani........... nggak selamanya anda akan menjadi polisi
Wenny Tempelaars, ya kita nggak sebego itu.....
1 2


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).