Berita Lain

Indeks Berita


Kamis, 26/11/2009 14:26 WIB
KPK Mulai Selidiki Anggodo
Rachmadin Ismail - detikNews

Jakarta - KPK resmi meneken surat perintah penyelidikan pada Anggodo Widjojo. Anggodo diselidiki atas percobaan penyuapan dan upaya menghalangi-halangi penyelidikan korupsi. ( nik / nrl )

Komentar terkini (9 Komentar)
Marshall Erasmus, Segera cekal dan ikuti terus pergerakannya nanti kabur, jgn percaya sama yg jamin. Belajarlah dari pengalaman Anggoro, jgn sampai ditipu 2 bersaudara.
SIPON, Haiyya....owe sudah kluar uang banyak, ..kenapa lu olang mau priksa saya lagi...hayyaaaa....Aku jadi tidak pelcaya sama olang olang disini,..sediki sedikit wang haiyya...
kang jamjam, jgnkan kpk, polisi ama jagung aja udh gw kerjain, duit 6 m?, gak sbrpa bt gw, penjara? please deh bkn level gw, cekal? sorry layam gw udh di sing, siapa dulu dong...anggo godo
Anggoro, aduh adek gue di periksa, sekarang waktunya gue yang bantu, nomor telpon gue aman ga mungkin kena sadap, tenang adekku.. semua bisa di kondisikan, kapolri sama jaksa agung masing orang yang sama toh..
anggodo, Ha...ha......,kita lihat saja. siapa yang lebih licin...........ha...ha....
majuterus, Maju terus..jangan berhenti adili koruptor Anggodo yg sdh membeli Polri dan Kejagung.
Jingkrak, ini mah palingan jadi kambing hitam, gimana bisa mengadili orang staff dalam lembaganya sendiri ngga bersih, emang ada ya yang 100% yakin KPK, POLRI ataupun Kejaksaan bersih?Memang negeri kebohongan, klo dah mentok palingan korbanin kambing hitam, dan tragisnya sejarah selalu diulang dan kita masyarakat ngga pernah bisa belajar. itulah senjata ampuh untuk menguasai indonesia. yang masyarakat nya penuh emosional jadi tinggal di adudomba saja.
SHADOW uda itu goblok lg.........
heri Anda betul Jingkrak!. Anggodo itu kambing yang bisa dikurbankan hanya karena hitam. Padahal, yang bermain dengan kambing hitam juga tidak kalah hitamnya, hanya saja BELUM ketahuan. Mungkin demi memuaskan nafsu orang banyak untuk melihat adanya yang dikurbankan, maka si kambing Anggodo dibawa ke alun alun. Setelah itu apa? Paling lalu DIAM semua, kambing2 lain tiarap semua dan mensyukuri nasib baiknya. Dan SISTEM yang buruk tidak berubah. Asal ada TUMBALnya, seekor Kambing Hitam yang gemuk, buat membeli status quo, keadaan mandeg tanpa perubahan sistemik.
ade Ya udah lo pergi sono dari Indonesia, hidup di negara lain aja. Pesimis banget hidupmu, ama siapa aja nggak percaya.
GEBRAK, JENDERAL BESAR BINTANG TUJUH ANGGODO SEBAGAI ATASAN KAPOLRI AKAN DIPERIKSA KPK.... he... Belut VS Sidat jilid ke II.......
Vijay Zai, anggodo hukuman mati,,,,,,,,,,bonaran seumur hidup. biar indonesia aman dari korupsi sistematik. sbg efek jera bagi yg lain
rakyat setuju bangau om... SIKAT!!!
1


Baca juga:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).