Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 22/02/2006 14:00 WIB
Lee Tanya PKS Upaya Memenangi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta
Arifin Asydhad - detikNews
Jakarta - Banyak pihak yang ditemui oleh Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew selama melawat Indonesia. 'Suhu' yang saat ini masih sangat berpengaruh di Singapura itu juga menemui tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Lee menanyakan tentang rencana PKS memenangi pemilihan gubernur DKI Jakarta. Lee bertemu dengan mantan Presiden DPP PKS yang kini Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, pada Senin (20/2/2006) malam lalu. Dalam pertemuan itu, Hidayat didampingi Wakil Ketua Fraksi PKS DPR Zulkieflimansyah, sedangkan Lee membawa para menteri junior Singapura. Zul -- panggilan Zulkieflimansyah -- saat dihubungi detikcom, Rabu (22/2/2006) membenarkan adanya pertemuan itu. Menurut dia, pertemuan itu atas inisiatif Lee, bukan permintaan PKS. "Jadi, kita yang diundang Lee dan kita pun datang," ungkap dia. Menurut Zul, banyak yang dibahas antara pihaknya dengan Lee. Dari masalah ekonomi Indonesia, perdagangan, birokrasi, sampai tentang calon gubernur DKI Jakarta. "Lee tanya apakah PKS punya rencana untuk memenangkan pemilihan gubernur DKI," kata Zul. Atas pertanyaan itu, kata Zul, Hidayat dan Zul menjelaskan secara detil kepada Lee tentang pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2007 nanti. "Keinginan memenangkan pemilihan gubernur itu tetap ada, karena sesuai dengan kemampuan di PKS," kata Zul. Namun, kepada Lee disampaikan bahwa PKS tidak ingin hanya asal memenangkan pemilihan gubernur. "Tapi, PKS juga mendeliver sesuatu kepada masyarakat. Ini yang penting. PKS tidak akan memaksakan kehendak untuk mencalonkan tokoh-tokoh PKS sebagai calon gubernur. Bila memang ada tokoh di luar PKS yang lebih baik, tentu akan kita dukung," kata Zul. Pemilu 2004 lalu, PKS memang memutihkan Jakarta. PKS menjadi parpol nomor 1 satu di Ibukota mengalahkan partai-partai lain. Karena itu, dalam pemilihan gubernur DKI 2007 nanti, PKS memiliki peluang untuk menggolkan calon yang diajukan. Selama ini, ada beberapa tokoh yang diwacanakan akan didukung PKS. Dari kader PKS, muncul nama Ahmad Heryawan, Igo Ilham, dan Dani Anwar. Sedangkan dari luar PKS, muncul nama Fauzei Bowo, Andi Mallarangeng, Rano Karno, dan Sjafrie Sjamsoeddin. Nasihat Tuan Lee Menurut Zul, dalam pertemuan itu, Lee juga banyak membahas tentang masalah perekomomian di Indonesia. Lee menilai saat ini indikator ekonomi Indonesia sudah berada dalam jalan yang benar (on the track). "Hal ini perlu dijaga dengan baik, karena Indonesia akan berkompetisi dengan Vietnam, India dan Cina. Kalau Indonesia tidak hati-hati, maka Indonesia akan ketinggalan dengan tiga negara itu. Perekonomian di Vietnam, India, dan Cina saat ini mengalami perkembangan pesat," kata Zul mengutip Lee. Karena itulah, Lee meminta kepada DPR/MPR untuk tidak membuat aturan-aturan yang memberatkan investor asing dalam menanamkan modalnya di Indonesia. Lee menyarankan agar politisi-politisi di Indonesia untuk datang langsung ke Vietnam, India, dan Cina untuk melihat perkembangan-perkembangan di tiga negara itu. Menurut Zul, Lee yakin Indonesia masih diminati investor. Tapi, selama ini investor masih menunggu kepastian, baik itu kepastian hukum, peraturan tenaga kerja, keamanan, dan lain-lain. "Jadi, yang paling dibutuhkan oleh investor asing adalah certainty (kepastian) itu," ujar Zul. (asy/)


Tekan *123*121# untuk kenyamanan mudik Anda ke Jalur Jawa. cs:021-7941178
(khusus pelanggan Telkomsel)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).