Menlu Imbau Masa Tanggap Darurat Tidak Terlalu Lama

B Dewi - detikNews
Sabtu, 03/06/2006 21:08 WIB
Yogyakarta - Gempa yang melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) membutuhkan bantuan banyak pihak. Sehingga pemerintah pun memberlakukan masa tanggap darurat untuk mengatasi bencana tersebut. Tetapi Menlu Hassan Wirajuda menilai masa tanggap darurat tidak perlu diberlakukan terlalu lama sebab hal tersebut tidak efektif. "Pokoknya kita harapkan masa tanggap darurat tidak terlalu lama dengan alasan untuk efisiensi," kata Hassan usai melakukan koordinasi dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X di kantor Gubernuran, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sabtu (3/6/2006). Menurut Hassan saat ini yang terpenting untuk dilakukan oleh berbagai pihak adalah proses rekonstruksi setelah gempa. "Masalah berikutnya tinggal bagaimana membangun kembali kepercayaan masyarakat pascagempa," ujar Hassan. Ketika ditanya mengenai rencana audit terhadap bantuan internasional, Hassan mengaku belum dapat menjelaskannya. "Bantuan yang disampaikan oleh pihak luar pada umumnya mereka kelola sendiri. Sehingga proses audit tergantung masing-masing pihak," papar Hassan. Rencananya Arab Saudi akan memberikan bantuan sebesar US$ 5 juta sedangkan negara-negara lain pada umumnya menyumbang US$ 4 juta. (ahm/)

Share:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini