Miskin, Fatimah Pun Narik Becak
Kamis, 22/03/2007 17:59 WIB
Palembang -
Suami lumpuh, orangtua berusia lanjut, anak masih balita dan tidak ada simpanan harta sedikit pun. Namun Fatimah tidak bunuh diri. Dia memilih menjadi penarik becak demi menghidupi keluarganya.
Menarik becak di kawasan rumah susun, 24 Ilir, Palembang, dilakoni Fatimah sejak Januari 2007 lalu. Tepatnya ketika suaminya, Muhammad (46), mengalami sakit lumpuh pada kedua kakinya, setelah dirawat di rumah sakit umum Moehammad Husin Palembang, September-Desember 2006.
"Untung saja biaya berobat selama tiga bulan di rumah sakit ditanggung pemerintah dengan kartu Askeskin. Tapi saya tidak tahan biaya ongkos dan perawatan. Anak dan orangtua kami butuh makan. Jadi saya bawa suami pulang ke rumah," tuturnya, saat ditemui di rumah panggungnya yang berukuran 3 x 2 meter di Jalan Timor No.51 RT.03 RW.03, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Kamis (22/03/2007).
Di dalam rumahnya, tidak ada televisi dan perabotan yang mewah. Hanya sebuah dipan dan beberapa lembar kasus dan tikar, serta sebuah lemari yang kakinya sudah patah dan dilapisi lipatan kertas. Satu-satunya hiburan di rumah itu sebuah radio.
Biaya yang dibutuhkan Fatimah, bukan hanya buat biaya makan keluarganya. Dia juga perlu biaya obat-obatan buat suaminya, yang sebelum lumpuh bekerja sebagai sopir angkutan umum. Sebelum lumpuh, suaminya didiagnosa dokter terkena penyakit paru-paru basah, sakit jantung, dan diabetes.
Selain menarik becak pada malam hari, ibu dari Rafly (4), sejak pagi hingga sore bekerja serabutan. Dari mencuci pakaian hingga mengedarkan minyak tanah keliling kampung.
Sebenarnya, kata Fatimah, dirinya ingin minta bantuan dana dengan gubernur dan walikota Palembang, buat membiayai pengobatan suaminya. Tapi, lurah setempat menolak menandatangani proposal (surat) miliknya dengan alasan tidak jelas.
"Saya yakin ini cobaan dari Tuhan. Saya yakin cobaan ini akan segera berakhir, meskipun saya cemas dengan nasib anak saya yang sebentar lagi akan sekolah," kata Fatimah, yang mengaku tidak pernah diganggu orang saat menarik becak pada malam hari.
Sehari, perempuan bertubuh kurus ini mendapatkan uang sekitar Rp 20-30 ribu. Uang tersebut cukup buat biaya makan. "Kalau ada sisa sedikit saya kumpuli buat membeli obat suami," katanya.
Para tetangga Fatimah sendiri cukup perhatian dengan keluarga Fatimah. Namun, lantaran mereka juga hidup dalam kesusahan, mereka hanya dapat membantu seadanya, seperti membagikan makanan. "Rakyat nih susah semua. Tinggal bagaimana pemerintah membantu kami," katanya.
(tw/djo)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 17:53 WIB
Inilah 16 Korban Luka-luka Kecelakaan di KM 27 Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
Minggu, 12/02/2012 17:53 WIB
Inilah 16 Korban Luka-luka Kecelakaan di KM 27 Tol Jagorawi
-
581 Komentar
-
468 Komentar
-
378 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

