14 Camat Aceh Tenggara Datangi Kantor Widodo AS
Senin, 06/08/2007 14:41 WIB
Jakarta -
14 Camat dari Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) mendatangi Menko Polhukam Widodo AS selaku Mendagri ad interim. Mereka mendesak pemerintah segera mengeluarkan keputusan pengangkatan Bupati Agara terpilih.
Mereka berharap keputusan itu harus berdasarkan aturan yang berlaku dan transparan sehingga keputusan yang dikeluarkan pemerintah tidak memancing konflik baru di tingkat masyarakat Aceh Tenggara.
14 Camat ini tiba dengan menumpang sebuah bus di Kantor Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (6/8/2007) sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka diterima staf Desk Aceh Kementerian Polhukam.
"Kita datang ke sini untuk menyampaikan kepada Menko Polhukam tentang situasi terbaru di tengah konflik atas Pilkada Agara 2006 lalu yang tidak kunjung selesai," kata juru bicara 14 camat, Muhammad Riduan, usai pertemuan tersebut.
Menurut Riduan, sampai saat ini pemerintah sama belum mengeluarkan SK pengangkatan bupati baru yang masih diperebutkan pasangan Armen Desky - Salim Fakhry dan pasangan Hassanudin - Syamsul Bahri. Padahal, sekarang muncul kecemasan pada masyarakat akibat belum jelasnya keputusan pemerintah atas hasil pilkada tersebut.
"Kami para camat, selaku pembinan ideologi, politik, sosbud dan hankam, merasakan sendiri apa yang terjadi di kecamatan kami. Situasi sangat mengkhawatirkan karena potensi konflik dan keributan sangat besar," jelas Camat Lawe Sigala Gala ini.
Oleh sebab itu, lanjut Riduan, Kementerian Polhukam perlu memperhatikan potensi konflik tersebut sehingga pemerintah tidak salah mengambil keputusan. Kedatangannya para camat ini juga menyampaikan aspirasi masyarakat bawah di Agara.
Berdasarkan monitoring para camat, ungkap Riduan, setidaknya ada dua keinginan masyarakat terkait keputusan pemerintah tentang Pilkada Agara. Pertama, pemerintah pusat diharapkan transparan dalam seluruh proses pengambilan keputusan terkait hasil pilkada.
"Dari hasil monitoring, masyarakat sangat memerlukan transparansi atas keputusan itu. Siapa pun pemimpinnya, masyarakat tak masalah. Asalkan dilakukan dengan transparan," ungkapnya.
Kedua, masyarakat menginginkan keputusan atas hasil pilkada didasarkan pada aturan-aturan yang berlaku di Provinsi NAD. "Apabila masyarakat merasa keputusan tidak didasarkan aturan itu, maka konflik tak terhindarkan lagi," ucap Riduan.
Jadi jelas Riduan, penetapan itu harus didasarkan aturan yang berlaku. Masyarakat tahu aturan-aturan tentang pilkada. Kalau masyarakat merasa keputusan tidak berdasar Qanun (peraturan daerah), masyarakat akan marah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pilkada Agara mengalami deadlock sejak dilaksanakan pada pertengahan 2006 lalu. Pada tanggal 14 Mei 2007 lalu, KIP Agara sebenarnya sudah mengeluarkan SK pemenang Pilkada dan menetapkan pasangan Armen - Salim sebagai pemenangnya.
Namun kemudian muncul surat keputusan tandingan dari KIP NAD yag justru menetapkan pasangan Burhanuddin - Syamsul sebagai pemenang. Akibatnya, hingga kini belum jelas siapa yang bakal jadi bupati dan kapan dilantiknya.
(zal/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
Minggu, 12/02/2012 20:25 WIB
Laporan dari Brussel
Tawaran Pendidikan dari K.U. Leuven, Belgia
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:29 WIB
Menkum Ham: Kunjungan Pengacara Kepada Kliennya di Tahanan Harus Diatur
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
590 Komentar
-
481 Komentar
-
382 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

