Akses Masuk UI Dibatasi Karena Banyak Kecelakaan & Pacaran
Senin, 24/03/2008 15:25 WIB
Depok -
Pihak rektorat UI akan membatasi akses masuk ke kampus UI. Pembatasan ini dilakukan karena tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi di kampus yang sering dijadikan jalur umum oleh warga.
"Karena selama ini tingkat kecelakaan di UI cukup tinggi. Khususnya motor," ujar Kepala Pembinaan Lingkungan mahasiswa UI Dadan Eswari kepada detikcom, Senin (24/3/2008).
Dadan mengatakan, rata-rata pengendara motor menggunakan kecepatan 50-60 km di dalam kampus. Kebanyakan kecelakaan yang terjadi di dalam kampus korbannya adalah bukan orang UI.
"Dari pihak kita mengantar korban ke rumah sakit ternyata bukan orang UI. Baru-baru ini juga terjadi tabrakan dan korbannya bukan orang UI," sebutnya.
Sementara Direktur Umum dan Fasilitas UI Donanta Dhaneswara mengungkapkan, tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor di UI disebabkan banyaknya warga yang tidak mematuhi rambu-rambu yang dipasang. "95 Persen kecelakaan yang terjadi bukan orang UI," kata pria yang akrab disapa Doni itu.
Doni juga menyebutkan langkah membatasi akses warga masuk ke kampus UI juga didasari tingginya angka kriminalitas yang terjadi di lingkungan UI. Karena beberapa kali sempat ditemukan narkoba seperti ganja dan shabu-shabu.
"Pelakunya bukan orang UI. Tapi nama kita terbawa-bawa, seolah-olah UI menjadi tempat maksiat. Belum lagi lingkungan kampus sering dijadikan tempat pacaran," keluhnya.
(bal/nrl)
"Karena selama ini tingkat kecelakaan di UI cukup tinggi. Khususnya motor," ujar Kepala Pembinaan Lingkungan mahasiswa UI Dadan Eswari kepada detikcom, Senin (24/3/2008).
Dadan mengatakan, rata-rata pengendara motor menggunakan kecepatan 50-60 km di dalam kampus. Kebanyakan kecelakaan yang terjadi di dalam kampus korbannya adalah bukan orang UI.
"Dari pihak kita mengantar korban ke rumah sakit ternyata bukan orang UI. Baru-baru ini juga terjadi tabrakan dan korbannya bukan orang UI," sebutnya.
Sementara Direktur Umum dan Fasilitas UI Donanta Dhaneswara mengungkapkan, tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor di UI disebabkan banyaknya warga yang tidak mematuhi rambu-rambu yang dipasang. "95 Persen kecelakaan yang terjadi bukan orang UI," kata pria yang akrab disapa Doni itu.
Doni juga menyebutkan langkah membatasi akses warga masuk ke kampus UI juga didasari tingginya angka kriminalitas yang terjadi di lingkungan UI. Karena beberapa kali sempat ditemukan narkoba seperti ganja dan shabu-shabu.
"Pelakunya bukan orang UI. Tapi nama kita terbawa-bawa, seolah-olah UI menjadi tempat maksiat. Belum lagi lingkungan kampus sering dijadikan tempat pacaran," keluhnya.
(bal/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
448 Komentar
-
403 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

