Suramnya Kehidupan Anak-anak di Sekte Poligami Texas
Sabtu, 12/04/2008 14:45 WIB
Texas -
Kehidupan anak-anak di sekte poligami Texas, AS benar-benar mengenaskan. Mereka tak mendapat pendidikan formal, sering dipukuli dan harus mengerjakan pekerjaan rumah yang berat.
Ditambah lagi untuk anak-anak perempuan, mereka dipaksa kawin dengan pria-pria dewasa begitu mereka mencapai masa pubertas. Sedangkan anak laki-laki kerap disodomi ayah mereka.
Demikian diungkapkan dua kakak beradik yang kabur dari area peternakan (ranch) milik pecahan gereja Mormon, Fundamentalist Church of Latter Day Saints dekat Eldorado, Texas tersebut.
"Ayah saya punya empat istri, tapi dia masih saja sering menjamah anak-anak perempuannya," kata Rena Mackert, satu dari 31 bersaudara.
"Salah serorang kakak saya punya lima anak laki-laki, semuanya disodomi ayah mereka," imbuhnya seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Sabtu (12/4/2008).
Kakak Rena, Kathleen Mackert mengisahkan pengalaman pahitnya hidup di lingkungan sekte poligami itu. "Saya diharuskan melakukan oral seks pada ayah saya ketika saya berumur 7 tahun, dari situ terus meningkat," tutur Kathleen.
"Penyiksaan itu begitu merajalela, secara fisik, seksual, emosional. Kami mengalami ketiga-tiganya," kata wanita itu.
Sementara itu, para pekerja perlindungan anak masih terus mewawancarai 416 anak yang dibawa dari ranch Texas pekan ini. Mereka diduga berisiko atau sudah menjadi korban kekerasan seksual. Ranch tersebut terkait dengan Warren Jeffs yang menyebut dirinya nabi sekte tersebut. Jeffs saat ini sedang menjalani hukuman 10 tahun penjara atas perannnya dalam pemerkosaan seorang anak perempuan berusia 14 tahun.
(ita/ita)
Ditambah lagi untuk anak-anak perempuan, mereka dipaksa kawin dengan pria-pria dewasa begitu mereka mencapai masa pubertas. Sedangkan anak laki-laki kerap disodomi ayah mereka.
Demikian diungkapkan dua kakak beradik yang kabur dari area peternakan (ranch) milik pecahan gereja Mormon, Fundamentalist Church of Latter Day Saints dekat Eldorado, Texas tersebut.
"Ayah saya punya empat istri, tapi dia masih saja sering menjamah anak-anak perempuannya," kata Rena Mackert, satu dari 31 bersaudara.
"Salah serorang kakak saya punya lima anak laki-laki, semuanya disodomi ayah mereka," imbuhnya seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Sabtu (12/4/2008).
Kakak Rena, Kathleen Mackert mengisahkan pengalaman pahitnya hidup di lingkungan sekte poligami itu. "Saya diharuskan melakukan oral seks pada ayah saya ketika saya berumur 7 tahun, dari situ terus meningkat," tutur Kathleen.
"Penyiksaan itu begitu merajalela, secara fisik, seksual, emosional. Kami mengalami ketiga-tiganya," kata wanita itu.
Sementara itu, para pekerja perlindungan anak masih terus mewawancarai 416 anak yang dibawa dari ranch Texas pekan ini. Mereka diduga berisiko atau sudah menjadi korban kekerasan seksual. Ranch tersebut terkait dengan Warren Jeffs yang menyebut dirinya nabi sekte tersebut. Jeffs saat ini sedang menjalani hukuman 10 tahun penjara atas perannnya dalam pemerkosaan seorang anak perempuan berusia 14 tahun.
(ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 15:12 WIB
Menhub: Pilot Harus Tes Urine Sebelum Terbang
-
Senin, 13/02/2012 15:10 WIB
86 Anggota DPR Resmi Ajukan Interpelasi Moratorium Remisi Koruptor
-
Senin, 13/02/2012 15:09 WIB
Menangkan Tender Proyek Rp 7,2 M, Ketua KPUD Rohil Harus Diusut
-
Senin, 13/02/2012 15:06 WIB
Faisal-Biem & Hendardji-Riza Patria Penuhi Berkas Dukungan
-
Senin, 13/02/2012 15:05 WIB
Abraham Pastikan KPK Juga Gunakan UU Pencucian Uang di Kasus Lain
-
Senin, 13/02/2012 13:57 WIB
Sutan: Bersih-bersih Internal PD Bisa Makan 'Anak Kandung'!
-
Senin, 13/02/2012 10:29 WIB
Jenderal Tersodok Shinta Bachir
-
Senin, 13/02/2012 12:46 WIB
Duh! Istri Majukan Persalinan Demi Suami yang Sekarat
-
Senin, 13/02/2012 14:31 WIB
Usut Pencucian Uang Nazaruddin, KPK Berbekal Data PPATK
-
647 Komentar
-
516 Komentar
-
438 Komentar
-
385 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 09:13 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

