Pertahankan Motor, Leher Tukang Ojek Digorok
Senin, 12/05/2008 02:05 WIB
Jakarta -
Darah itu belum kering sepenuhnya. Sebagian masih tersisa di celana jeans sampai pangkal kaki. Anyir darah tercium menyengat dari tubuh pria berusia 29 tahun tersebut. Di leher bagian depan, bekas luka robek masih menganga sepanjang 15 cm.
"Habis digorok penumpang. Untungnya dia berontak dan sempat dilarikan ke rumah sakit," kata salah satu saksi, Dermawan alias Wawan (30) di RS Husada, Jl Mangga Dua, Jakarta, Minggu (11/5/2008).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Andri Irawan, begitu lelaki pengojek asal Tanah Abang dikenal teman-temannya, melintas di Jl Rajawali, Sawah Besar. Dia hendak mengantarkan calon penumpangnya ke Pasar Senen.
Di tikungan jalan yang terang, tak dinyana si penumpang mengeluarkan sebilah celurit kecil. Pria kurus itu langsung membekap mulut korban dan menempelkan celurit maut ke leher Andri.
"Andri langsung matikan motor. Lalu memegang tangan pelaku. Sempat ngelawan, tapi celurit sempat mengenai leher," jelas Wawan.
Mendapati calon korbannya tidak ciut nyali, pelaku langsung kabur. Sementara Andri langsung meminta pertolongan warga disekiar lokasi kejadian.
"Banyak yang melihat waktu Andri digorok. Tapi pada takut menolong. Hanya nonton," imbuh Wawan.
Usai dijahit dan mendapat perawatan seperlunya, Andri langsung dipulangkan ke rumahnya di Jl Jati Bundar VII Rt 13/14, Kebon Mlati, Tanah Abang. Andri memilih pulang ke rumah sebab tidak sanggup menanggung biaya rumah sakit.
"Kasihan. Nyari duit halal sedikit saja, ada saja yang jahat. Pelaku mau merampas motor Andri," pungkas Wawan.
(Ari/gah)
"Habis digorok penumpang. Untungnya dia berontak dan sempat dilarikan ke rumah sakit," kata salah satu saksi, Dermawan alias Wawan (30) di RS Husada, Jl Mangga Dua, Jakarta, Minggu (11/5/2008).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, Andri Irawan, begitu lelaki pengojek asal Tanah Abang dikenal teman-temannya, melintas di Jl Rajawali, Sawah Besar. Dia hendak mengantarkan calon penumpangnya ke Pasar Senen.
Di tikungan jalan yang terang, tak dinyana si penumpang mengeluarkan sebilah celurit kecil. Pria kurus itu langsung membekap mulut korban dan menempelkan celurit maut ke leher Andri.
"Andri langsung matikan motor. Lalu memegang tangan pelaku. Sempat ngelawan, tapi celurit sempat mengenai leher," jelas Wawan.
Mendapati calon korbannya tidak ciut nyali, pelaku langsung kabur. Sementara Andri langsung meminta pertolongan warga disekiar lokasi kejadian.
"Banyak yang melihat waktu Andri digorok. Tapi pada takut menolong. Hanya nonton," imbuh Wawan.
Usai dijahit dan mendapat perawatan seperlunya, Andri langsung dipulangkan ke rumahnya di Jl Jati Bundar VII Rt 13/14, Kebon Mlati, Tanah Abang. Andri memilih pulang ke rumah sebab tidak sanggup menanggung biaya rumah sakit.
"Kasihan. Nyari duit halal sedikit saja, ada saja yang jahat. Pelaku mau merampas motor Andri," pungkas Wawan.
(Ari/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Minggu, 12/02/2012 23:14 WIB
KPUD Tutup Masa Penyerahan Bukti Dukungan Calon Independen Pilgub DKI
-
Minggu, 12/02/2012 22:11 WIB
Langkah-langkah Kemenkum HAM Dalam Perbaikan Sistem di Lapas dan Rutan
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Sabtu, 11/02/2012 17:24 WIB
Alasan SBY Tunjuk TB Silalahi Jadi Dewan Kehormatan Demokrat
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
593 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
204 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

