
Sebagai Panglima, Munarman Harus Gentle Seperti Werkudoro
Jumat, 06/06/2008 10:30 WIB
Jakarta -
Keberadaan Panglima Komando Laskar Islam (KLI) Munarman saat ini masih misterius. Sebagai pemimpin laskar dan laki-laki tulen, Munarman diminta gentle seperti tokoh pewayangan Werkudoro.
"Sebagai seorang laki-laki harusnya Munarman seperti Werkudoro (Bima), bertanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Jagung bakarane, tanggung perkarane," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto kepada detikcom, Jumat (5/6/2008).
Sebagai aktivis yang lama bergelut di dunia hukum, menurut Wawan, Munarman harusnya mempertimbangkan sisi plus dan minusnya jika dia terus dalam persembunyian. "Gambarnya kan juga sudah tersebar di mana-mana," kata dia.
Sepertinya kok polisi sangat kesulitan mencari Munarman? "Polisi kan masih melakukan imbauan-imbauan. Polisi saya melihat tetap melakukan penjagaan. Karena ini menyangkut benturan antar grassroot, repot juga dampaknya kalau salah langkah," jelas Wawan.
Saat ditanya soal video dan e-mail yang dikirimkan Munarman pada media massa, Wawan mengatakan, itu adalah bukti bahwa Munarman belum siap untuk menyerahkan diri.
"Itu adalah alasan-alasan bahwa dia saat ini belum siap untuk menyerahkan diri karena sedang menyusun juga pembelaan diri," jelas Wawan.
Wawan mengimbau agar Munarman segera menyerahkan diri. "Publik akan bersikap lain kalau dia datang dengan gagah sebagai panglima laskar yang bertanggung jawab, tidak ragu-ragu membawa risiko," pungkasnya. (anw/nrl)
"Sebagai seorang laki-laki harusnya Munarman seperti Werkudoro (Bima), bertanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Jagung bakarane, tanggung perkarane," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto kepada detikcom, Jumat (5/6/2008).
Sebagai aktivis yang lama bergelut di dunia hukum, menurut Wawan, Munarman harusnya mempertimbangkan sisi plus dan minusnya jika dia terus dalam persembunyian. "Gambarnya kan juga sudah tersebar di mana-mana," kata dia.
Sepertinya kok polisi sangat kesulitan mencari Munarman? "Polisi kan masih melakukan imbauan-imbauan. Polisi saya melihat tetap melakukan penjagaan. Karena ini menyangkut benturan antar grassroot, repot juga dampaknya kalau salah langkah," jelas Wawan.
Saat ditanya soal video dan e-mail yang dikirimkan Munarman pada media massa, Wawan mengatakan, itu adalah bukti bahwa Munarman belum siap untuk menyerahkan diri.
"Itu adalah alasan-alasan bahwa dia saat ini belum siap untuk menyerahkan diri karena sedang menyusun juga pembelaan diri," jelas Wawan.
Wawan mengimbau agar Munarman segera menyerahkan diri. "Publik akan bersikap lain kalau dia datang dengan gagah sebagai panglima laskar yang bertanggung jawab, tidak ragu-ragu membawa risiko," pungkasnya. (anw/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
597 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 598.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

