Amien Rais: Kisruh Malut, Mardiyanto Jadi Tumbal SBY

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Kamis, 12/06/2008 15:06 WIB
Semarang - Dalam menangani kisruh pilkada Maluku Utara (Malut), mantan Ketua MPR Amien Rais menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak lagi tegak. Mendagri Mardiyanto pun dikorbankan.

Pernyataan itu disampaikan Amien usai acara bedah buku "Selamatkan Indonesia!" yang digelar BEM KM Undip di Auditorium Magister Manajemen Undip, Jalan Hayam Wuruk Semarang, Kamis (12/6/2008).

"SBY tidak iba pada rakyat. Padahal (atas kebijakan pemerintah), rakyat bisa saling bunuh," kata dia.

Pendiri PAN ini menegaskan, SBY memendam kepentingan dalam pilkada Maluku Utara. Karena itu, dia tidak mendengar KPUD yang memutuskan hasil pilkada, tapi malah memenangkan kadernya.

"Menunda kisruh hingga 8 bulan adalah strategi. Saat situasi krisis, SBY melempar tanggung jawab. Akhirnya menteri (Mendagri) dan Wapres yang kena (dampaknya)," tandasnya.

Amien meminta parpol atau pihak yang terlibat tidak boikot, tapi mendatangi Istana dan menanyakan kemauan presiden.

Amien hadir sebagai pembicara bersama Rektor Undip Susilo Wibowo dan pengamat Maruto Umar Basuki. Acara tersebut cukup menarik perhatian. Ruangan penuh sesak pengunjung. (try/asy)

Share:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel