Burhanuddin: Tidak Satu Peser pun Mampir ke Kantong Gubernur BI
Rabu, 02/07/2008 10:53 WIB
Jakarta -
Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah mengaku keputusan menggelontorkan uang Rp 100 miliar merupakan keputusan kolektif. Tidak satu peser pun uang itu mampir ke kantongnya.
"Saya cuma mau bilang, sesuai dengan fakta hukum bahwa keputusan itu diambil oleh dewan gubernur dan keputusan itu keputusan kolektif. Dalam kasus ini tidak satu peser pun uang yang digunakan atau mampir ke kantong gubernur Bank Indonesia," kata Burhanuddin.
Hal ini disampaikan dia usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2008).
Berarti kalau itu keputusan gubernur, termasuk Aulia Pohan, Pak? "Oh iya, termasuk semua anggota dewan gubernur. Perlu saya tambahkan semua langkah-langkah yang diambil tadi dimaksudkan untuk perbaikan Bank Indonesia," ujarnya.
Kuasa hukum Burhanuddin, M Assegaf, mengatakan pemberian dana yang merupakan keputusan kolektif telah dimasukkan dalam surat dakwan jaksa.
"Di mana Burhanuddin memberi persetujuan bersama-sama dengan Rusli Simanjuntak, Oey, Aulia. Berarti apa? Berarti ini keputusan dari dewan gubernur. Oleh karenanya jika dianggap melawan hukum semua harus bertanggung jawab. Tetapi menurut saya, semua tidak bersalah termasuk Aulia Pohan," papar dia. (aan/nrl)
"Saya cuma mau bilang, sesuai dengan fakta hukum bahwa keputusan itu diambil oleh dewan gubernur dan keputusan itu keputusan kolektif. Dalam kasus ini tidak satu peser pun uang yang digunakan atau mampir ke kantong gubernur Bank Indonesia," kata Burhanuddin.
Hal ini disampaikan dia usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2008).
Berarti kalau itu keputusan gubernur, termasuk Aulia Pohan, Pak? "Oh iya, termasuk semua anggota dewan gubernur. Perlu saya tambahkan semua langkah-langkah yang diambil tadi dimaksudkan untuk perbaikan Bank Indonesia," ujarnya.
Kuasa hukum Burhanuddin, M Assegaf, mengatakan pemberian dana yang merupakan keputusan kolektif telah dimasukkan dalam surat dakwan jaksa.
"Di mana Burhanuddin memberi persetujuan bersama-sama dengan Rusli Simanjuntak, Oey, Aulia. Berarti apa? Berarti ini keputusan dari dewan gubernur. Oleh karenanya jika dianggap melawan hukum semua harus bertanggung jawab. Tetapi menurut saya, semua tidak bersalah termasuk Aulia Pohan," papar dia. (aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 11:38 WIB
Bus Tabrak Delman, Motor dan Truk di Majalengka, 3 Orang Tewas
-
Minggu, 12/02/2012 11:22 WIB
Melarikan Diri, Hukuman Sopir Karunia Bakti Harus Lebih Berat
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 11:01 WIB
Garis Polisi Dibuka, TKP Kecelakaan Bus Karunia Bakti Dibersihkan
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 11:02 WIB
Dua Ormas di Bali Bentrok, Mobil dan Rumah Dirusak
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
488 Komentar
-
435 Komentar
-
372 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

