Ali Masykur Sayangkan KPU Undang Muhaimin dan Yenny
Selasa, 08/07/2008 10:36 WIB
Jakarta -
Pasca pengumuman verifikasi faktual, KPU akan mengundang pengurus PKB hasil Muktamar Semarang dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen Yenny Wahid. Keputusan KPU itu disayangkan oleh Ketua Umum PKB hasil MLB Parung, Ali Masykur Musa.
"Seharusnya KPU sebelum menentukan untuk mengundang yang mewakili PKB terlebih dulu konsultasi dengan Gus Dur. Hal ini dikarenakan struktur kepengurusan PKB yang tertinggi adalah Dewan Syuro. Sehingga dengan demikian terserah Gus Dur memberi mandat kepada siapa untuk mewakili PKB," ujarnya saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (8/7/2008).
Menurut pria yang akrab disapa Cak Ali ini, perpolitikan di internal PKB sekarang ini harus dilihat dari dua sisi, yakni secara de facto dan de jure. Secara de facto, PKB masih di bawah kendali Gus Dur sebagai Ketua Umum Dewan Syuro, baik hasil Muktamar Semarang maupun Parung.
Sedangkan secara de jure, lanjutnya, PKB yang sekarang terdaftar di Departemen Hukum & HAM belum ada perubahan kepengurusan. Proses hukum menyangkut keabsahan pengurus PKB masih belum selesai.
"Tapi bagaimana pun proses politik tetap berjalan, karena pengambilan nomor itu sifatnya administrasi saja. Sehingga tidak mengganggu keikutsertaan PKB dalam penahapan penyelenggaraan pemilu. Yang terpenting adalah awal Agustus yang akan datang menyangkut tahap pencolonan sementara anggota DPR," imbuh lulusan Universitas Jember ini.
Untuk itu, Cak Ali berpesan kepada pengurus PKB di daerah supaya tidak risau terhadap siapa pun yang mengambil nomor urut PKB sebagai peserta pemilu. Seluruh jajaran PKB diharapkan berkonsentrasi dan bekerja keras memenangi Pemilu 2009.
(irw/nrl)
"Seharusnya KPU sebelum menentukan untuk mengundang yang mewakili PKB terlebih dulu konsultasi dengan Gus Dur. Hal ini dikarenakan struktur kepengurusan PKB yang tertinggi adalah Dewan Syuro. Sehingga dengan demikian terserah Gus Dur memberi mandat kepada siapa untuk mewakili PKB," ujarnya saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (8/7/2008).
Menurut pria yang akrab disapa Cak Ali ini, perpolitikan di internal PKB sekarang ini harus dilihat dari dua sisi, yakni secara de facto dan de jure. Secara de facto, PKB masih di bawah kendali Gus Dur sebagai Ketua Umum Dewan Syuro, baik hasil Muktamar Semarang maupun Parung.
Sedangkan secara de jure, lanjutnya, PKB yang sekarang terdaftar di Departemen Hukum & HAM belum ada perubahan kepengurusan. Proses hukum menyangkut keabsahan pengurus PKB masih belum selesai.
"Tapi bagaimana pun proses politik tetap berjalan, karena pengambilan nomor itu sifatnya administrasi saja. Sehingga tidak mengganggu keikutsertaan PKB dalam penahapan penyelenggaraan pemilu. Yang terpenting adalah awal Agustus yang akan datang menyangkut tahap pencolonan sementara anggota DPR," imbuh lulusan Universitas Jember ini.
Untuk itu, Cak Ali berpesan kepada pengurus PKB di daerah supaya tidak risau terhadap siapa pun yang mengambil nomor urut PKB sebagai peserta pemilu. Seluruh jajaran PKB diharapkan berkonsentrasi dan bekerja keras memenangi Pemilu 2009.
(irw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 03:09 WIB
Kecelakaan Pesawat, Kepala Penasihat Kepresidenan Kongo Tewas
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

