Keluarga Korban Blokir Jalan, Jasad Dukun AS Dikubur di TPU
Jumat, 11/07/2008 03:29 WIB
Jasad dukun AS dibawa dengan peti mati (Khairul Ikhwan/detikcom)
Deli Serdang -
Beberapa jam setelah dieksekusi mati, jenazah dukun AS langsung dikebumikan keluarganya. Rencana pemakaman di halaman rumah ditolak warga, sehingga dukun yang membunuh 42 wanita itu dimakamkan di pekuburan umum.
Jenazah Dukun AS dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Keling Garuda, Dusun XV, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Prosesinya yang berlangsung sekitar 15 menit, berakhir sekitar pukul 01.15 WIB, Jumat (11/7/2008).
Berpindahnya lokasi penguburan, karena adanya penentangan dari sejumlah warga sekitar yang sebagian di antaranya merupakan keluarga dari korban yang dibunuh Dukun AS. Mereka yang kecewa dengan masa lalu Dukun AS melakukan pemblokiran jalan.
Mereka berencana menghadang mobil ambulans yang membawa jenazah Dukun AS yang sudah berada dalam peti mati dari RSUD Deli Serdang menuju rumah duka yang berada di Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang. Untuk menghindari terjadinya pertikaian, pengebumian kemudian dipindahkan ke Pekuburan Umum Keling Garuda.
Nuryono, salah seorang kuasa hukum Dukun AS dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan SH mengatakan, prosesi penguburan Dukun AS berlangsung singkat. Sekitar 15 menit saja. Nuryono enggan berkomentar mengapa jenazah Dukun AS tidak disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka. Dia hanya mengatakan, prosesi penguburan Dukun AS disaksikan sejumlah perangkat kecamatan setempat dan pihak kejaksaan.
"Jenazahnya langsung dibawa dari rumah sakit menuju kuburan. Prosesi penguburan disegerakan," kata Nuryono. (rul/aba)
Jenazah Dukun AS dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Keling Garuda, Dusun XV, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Prosesinya yang berlangsung sekitar 15 menit, berakhir sekitar pukul 01.15 WIB, Jumat (11/7/2008).
Berpindahnya lokasi penguburan, karena adanya penentangan dari sejumlah warga sekitar yang sebagian di antaranya merupakan keluarga dari korban yang dibunuh Dukun AS. Mereka yang kecewa dengan masa lalu Dukun AS melakukan pemblokiran jalan.
Mereka berencana menghadang mobil ambulans yang membawa jenazah Dukun AS yang sudah berada dalam peti mati dari RSUD Deli Serdang menuju rumah duka yang berada di Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang. Untuk menghindari terjadinya pertikaian, pengebumian kemudian dipindahkan ke Pekuburan Umum Keling Garuda.
Nuryono, salah seorang kuasa hukum Dukun AS dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan SH mengatakan, prosesi penguburan Dukun AS berlangsung singkat. Sekitar 15 menit saja. Nuryono enggan berkomentar mengapa jenazah Dukun AS tidak disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka. Dia hanya mengatakan, prosesi penguburan Dukun AS disaksikan sejumlah perangkat kecamatan setempat dan pihak kejaksaan.
"Jenazahnya langsung dibawa dari rumah sakit menuju kuburan. Prosesi penguburan disegerakan," kata Nuryono. (rul/aba)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 12:25 WIB
Jenguk Nazar Lewat Jam Besuk, Nasir Tetap Yakin Tak Langgar Etik
-
Senin, 13/02/2012 12:16 WIB
8 Poin Kode Etik Hakim Dibatalkan, MA Adili Dirinya Sendiri
-
Senin, 13/02/2012 12:12 WIB
BNN Musnahkan Sabu dari Malaysia dan Thailand Senilai Rp 24 Miliar
-
Senin, 13/02/2012 12:10 WIB
Disebut-sebut Tewas Misterius, 6 Warga Kalbar Diduga Hanya Keracunan
-
Senin, 13/02/2012 12:08 WIB
Dirampok, Kantor Pajak Pancoran Tetap Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 11:45 WIB
Beli Saham Garuda Rp 300 M, Nazaruddin Putar Uang Wisma Atlet
-
Senin, 13/02/2012 10:29 WIB
Jenderal Tersodok Shinta Bachir
-
Senin, 13/02/2012 11:23 WIB
Alasan MA Mencabut 8 Poin Kode Etik Hakim Terkait Kasus Antasari Azhar
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
619 Komentar
-
514 Komentar
-
398 Komentar
-
385 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

