Mutilasi Ragunan Ekses Hubungan Cinta Platonis
Kamis, 17/07/2008 08:04 WIB
Jakarta -
Heri Santoso dimutilasi dengan sadis. Dari sisi akademis tindakan itu terjadi akibat ekses hubungan platonis dari cinta hubungan sejenis.
"Dari sisi akademis hubungan cinta sejenis bukan hubungan yang sehat, seperti egosentrik. Kalau kita bilang cinta itu bukan berarti memiliki, tapi bagi pasangan sejenis cinta harus memiliki," kata kriminolog Adrianus Meliala saat bebincang lewat telepon, Kamis (17/7/2008).
Adrianus melanjutkan hubungan seperti itu jamak dikenal dengan cinta platonis. "Pasangan sejenis ini kalau pasangannya selingkuh atau punya pacar baru, karena cintanya platonis dari pada pindah ke orang lain atau kehilangan pasangan maka berpikiran lebih baik dimatikan saja atau berprinsip lose-lose. Jadi tidak ada yang dapat pasangannya," jelasnya.
Dia lalu memberikan contoh dari kondisi jenazah Heri yang terlihat rusak yang dilihat sebagai perwujudan rasa geram. Dan sebagai catatan pasangan sejenis ini akan bertindak keras pada orang yang mengganggu pasangannya.
"Ada perusakan pada muka, ada sabetan dan tusukan mirip orang marah ada pada bagian kelamin dan perut. Ini mirip orang marah," tambahnya.
Selain itu Adrianus memberikan alasan, dalam kasus kriminal murni untuk mutilasi itu alasan utamanya adalah penghilangan jejak. "Biasanya kepala, kaki, dan tangan hilang. Tapi untuk diragunan kan tidak," tandasnya. (ndr/gus)
"Dari sisi akademis hubungan cinta sejenis bukan hubungan yang sehat, seperti egosentrik. Kalau kita bilang cinta itu bukan berarti memiliki, tapi bagi pasangan sejenis cinta harus memiliki," kata kriminolog Adrianus Meliala saat bebincang lewat telepon, Kamis (17/7/2008).
Adrianus melanjutkan hubungan seperti itu jamak dikenal dengan cinta platonis. "Pasangan sejenis ini kalau pasangannya selingkuh atau punya pacar baru, karena cintanya platonis dari pada pindah ke orang lain atau kehilangan pasangan maka berpikiran lebih baik dimatikan saja atau berprinsip lose-lose. Jadi tidak ada yang dapat pasangannya," jelasnya.
Dia lalu memberikan contoh dari kondisi jenazah Heri yang terlihat rusak yang dilihat sebagai perwujudan rasa geram. Dan sebagai catatan pasangan sejenis ini akan bertindak keras pada orang yang mengganggu pasangannya.
"Ada perusakan pada muka, ada sabetan dan tusukan mirip orang marah ada pada bagian kelamin dan perut. Ini mirip orang marah," tambahnya.
Selain itu Adrianus memberikan alasan, dalam kasus kriminal murni untuk mutilasi itu alasan utamanya adalah penghilangan jejak. "Biasanya kepala, kaki, dan tangan hilang. Tapi untuk diragunan kan tidak," tandasnya. (ndr/gus)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 01:36 WIB
Rampungkan Penggeledahan, KPK Sita Sejumlah Dokumen & Komputer Wa Ode
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

