Anggaran BBM Dephan-TNI Ludes
Selasa, 22/07/2008 16:47 WIB
Jakarta -
Lonjakan harga minyak dunia telah menguras anggaran Departemen Pertahanan (Dephan) untuk pos operasional TNI. Baru berjalan enam bulan, alokasi dana belanja BBM 2008 telah habis tak tersisa.
Habisnya anggaran BBM diungkapkan Menhan Juwono Sudharsono usai ikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Sekretariat Negara, Jl Majapahit, Jakarta (22/7/2008).
"Patokan tahun ini kan Rp 1,4 trilyun anggarannya. Padahal dari Januari sampai Juni ini kita sudah keluarkan Rp 1,4 trilyun karena harga minyak naik tajam," ujar dia.
Untuk keperluan operasional patroli TNI sepanjang 6 bulan berikutnya, Dephan telah mengusulkan penambahan anggaran Rp 1,4 trilyun lagi dalam APBNP 2008. Pada pertengahan Agustus, usulan tersebut diharapkan sudah mendapat persetujuan Depkeu.
"Depkeu sedang pertimbangkan, kalau perlu audit dulu pengeluarannya. Kita katakan penggunaan BBM di TNI per volume, bukan per angka. Pagunya kan angka, tapi pengeluaran per liter dan tiap kendaraan, kapal, pesawat itu beda-beda," urai Menhan.
Menyinggung 'ancaman' Pertamina untuk menghentikan suplai BBM bila utang Rp 4,1 trilyun tidak dilunasi, Depkeu dan Dephan membahas peluang menerbitkan surat jaminan. Ini dimaksudkan agar suplai BBM dari Pertamina ke TNI tidak sampai terhenti.
"Dijamin berarti pengadaan BBM dari Pertamina tetap jalan sampai nanti ada penyelesaian utang. Yang penting operasional dan patroli tidak sampai terganggu," jelas Menhan. (lh/anw)
Habisnya anggaran BBM diungkapkan Menhan Juwono Sudharsono usai ikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Sekretariat Negara, Jl Majapahit, Jakarta (22/7/2008).
"Patokan tahun ini kan Rp 1,4 trilyun anggarannya. Padahal dari Januari sampai Juni ini kita sudah keluarkan Rp 1,4 trilyun karena harga minyak naik tajam," ujar dia.
Untuk keperluan operasional patroli TNI sepanjang 6 bulan berikutnya, Dephan telah mengusulkan penambahan anggaran Rp 1,4 trilyun lagi dalam APBNP 2008. Pada pertengahan Agustus, usulan tersebut diharapkan sudah mendapat persetujuan Depkeu.
"Depkeu sedang pertimbangkan, kalau perlu audit dulu pengeluarannya. Kita katakan penggunaan BBM di TNI per volume, bukan per angka. Pagunya kan angka, tapi pengeluaran per liter dan tiap kendaraan, kapal, pesawat itu beda-beda," urai Menhan.
Menyinggung 'ancaman' Pertamina untuk menghentikan suplai BBM bila utang Rp 4,1 trilyun tidak dilunasi, Depkeu dan Dephan membahas peluang menerbitkan surat jaminan. Ini dimaksudkan agar suplai BBM dari Pertamina ke TNI tidak sampai terhenti.
"Dijamin berarti pengadaan BBM dari Pertamina tetap jalan sampai nanti ada penyelesaian utang. Yang penting operasional dan patroli tidak sampai terganggu," jelas Menhan. (lh/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 17:53 WIB
Inilah 16 Korban Luka-luka Kecelakaan di KM 27 Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
Minggu, 12/02/2012 16:54 WIB
Kecelakaan Beruntun di Majalengka Diduga karena Kaki Sopir Bus Terjepit
-
Minggu, 12/02/2012 17:53 WIB
Inilah 16 Korban Luka-luka Kecelakaan di KM 27 Tol Jagorawi
-
581 Komentar
-
465 Komentar
-
378 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

