Kepemimpinan Tua Konservatif, Yusril Pede Maju Jadi Capres
Jumat, 25/07/2008 23:37 WIB
Jakarta -
Kesiapan mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra menjadi calon presiden (capres) karena ingin merubah Indonesia menjadi lebih baik. 3 Kali peluang menjadi capres dan cawapres yang dilewatkan tidak akan diulangi dalam Pilpres 2009.
“Saya sudah 3 kali punya peluang, tapi saya tidak mau. Sekarang tidak lagi, saya akan mencalonkan sebagai capres. Kalau dulu saya mau mungkin ceritanya lain,” kata Yusril dalam diskusi bertajuk ‘Calon alternatif Pemilu 2009’, di press room Gedung DPR, Senayan, Jumat(25/7/2008).
Menurut Yusril kepemimpinan tua akan cenderung bersikap konservatif. Pola pikir yang konservatif inilah, imbuh dia, yang membuat persoalan bangsa tidak akan bisa diselesaikan pemimpin tua.
"Pemimpin semakin tua maka semakin konservatif dan takut perubahan, persoalan bangsa saat ini tidak bisa dihadapi oleh tokoh yang demikian, Kalau saya jadi saya cukup sekali aja. Tapi harus betul kerja dan ada tindakan yang spektakuler,” jelasnya.
Yusril juga menyingung perlunya syarat capres sehat dan siap kerja over time. Karena persoalan bangsa yang harus dihadapi bnegitu banyak dan kompleks.
"Faktor kesehatan fisik sangat penting,bagaimana mau kerja kalau presidenya tidur terus, telat terus, bagaimana itu,” tukasnya.
Meski siap maju, Yusril mengakui kalau masih ada kendala syarat pencalonan yang sedang dibahas DPR. Karena dalam draf RUU Pilpres, syarat pengajuan capres harus 15-30 persen partai yang lolos treshold atau gabungan partai.
"Itu agar fair, harusnya syarat pengajuan capres tidak usah diperberat karena dikhawatirkan akan di judicial review,"terang yusril.
Sementara capres independen Fadjroel Rahman menegaskan, kepemimpinan muda tidak hanya semata-mata usia yang muda saja. Namun pemimpin muda harus merepresentasikan anak muda yang memiliki agenda progresif.
"Kalau saya terpilih saya akan akan melakukan agenda penting. Yaitu nasionalisasi aset, pengungkapan kasus HAM, pengambilan aset Soeharto, tidak membayar hutang LN, dan penerapan pajak progresif hingga hingga 60%,"pungkasnya. (yid/nwk)
“Saya sudah 3 kali punya peluang, tapi saya tidak mau. Sekarang tidak lagi, saya akan mencalonkan sebagai capres. Kalau dulu saya mau mungkin ceritanya lain,” kata Yusril dalam diskusi bertajuk ‘Calon alternatif Pemilu 2009’, di press room Gedung DPR, Senayan, Jumat(25/7/2008).
Menurut Yusril kepemimpinan tua akan cenderung bersikap konservatif. Pola pikir yang konservatif inilah, imbuh dia, yang membuat persoalan bangsa tidak akan bisa diselesaikan pemimpin tua.
"Pemimpin semakin tua maka semakin konservatif dan takut perubahan, persoalan bangsa saat ini tidak bisa dihadapi oleh tokoh yang demikian, Kalau saya jadi saya cukup sekali aja. Tapi harus betul kerja dan ada tindakan yang spektakuler,” jelasnya.
Yusril juga menyingung perlunya syarat capres sehat dan siap kerja over time. Karena persoalan bangsa yang harus dihadapi bnegitu banyak dan kompleks.
"Faktor kesehatan fisik sangat penting,bagaimana mau kerja kalau presidenya tidur terus, telat terus, bagaimana itu,” tukasnya.
Meski siap maju, Yusril mengakui kalau masih ada kendala syarat pencalonan yang sedang dibahas DPR. Karena dalam draf RUU Pilpres, syarat pengajuan capres harus 15-30 persen partai yang lolos treshold atau gabungan partai.
"Itu agar fair, harusnya syarat pengajuan capres tidak usah diperberat karena dikhawatirkan akan di judicial review,"terang yusril.
Sementara capres independen Fadjroel Rahman menegaskan, kepemimpinan muda tidak hanya semata-mata usia yang muda saja. Namun pemimpin muda harus merepresentasikan anak muda yang memiliki agenda progresif.
"Kalau saya terpilih saya akan akan melakukan agenda penting. Yaitu nasionalisasi aset, pengungkapan kasus HAM, pengambilan aset Soeharto, tidak membayar hutang LN, dan penerapan pajak progresif hingga hingga 60%,"pungkasnya. (yid/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 08:35 WIB
Menteri Pertanian Suswono Sentil PPL PNS yang Pemalas
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
448 Komentar
-
406 Komentar
-
361 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

