Dede Oetomo: Bisa Saja Ryan Bukan Gay, Tapi Hanya PSK Pria
Senin, 28/07/2008 10:07 WIB
Dede Oetomo: Ketua YGN
Jakarta -
Yayasan Gaya Nusantara (YGN) dikenal sebagai wadah bagi para kaum gay atau homoseksual. Yayasan yang diketua Dede Oetomo disebut-sebut sebagai satu-satunya wadah resmi pemberdayaan kaum gay di Indonesia. YGN mengklaim mewadahi 4.000 anggota.
Yayasan tersebut selama ini dikenal juga getol mengikis stigma negatif yang melekat pada kaum gay, misalnya dengan kegiatan terbuka untuk umum, lewat radio, media massa, serta menerbitkan majalah bulanan GAYa Nusantara. Mereka juga punya situs di internet.
Ketika Verry Idam Henyansyah alias Ryan yang disebut-sebut sebagai gay melakukan pembunuhan berantai, yayasan ini kemudian meminta jaringannya di Jakarta untuk mendampingi Ryan. Sebab mereka khawatir Ryan akan diperlakukan tidak adil karena ia seorang gay.
Apa yang terjadi dengan Ryan? Apakah orientasi seksnya yang membuat Ryan melakukan tindakan bengis menjadi pembunuh sadis? Berikut petikan wawancara detikcom dengan Dede Oetomo, Ketua Gaya Nusantara
Apakah Ryan ikut dalam wadah YGN?
Tidak. Sebab kami sebenarnya bukan perkumpulan kaum gay. Tapi kami lebih pada bidang advokasi kaum gay.
Apakah YGI akan melakukan pembelaan terhadap Ryan?
Kami harus selidiki dulu apakah Ryan itu gay. Sampai saat ini saya belum bertemu Ryan. Jadi belum tahu apakah Ryan seorang gay atau bukan.
Tapi berdasarkan bukti-bukti yang didapat polisi dan pengakuan tersangka Ryan positif gay?
Polisi dan media sah-sah saja mengatakan demikian. Tapi tetap harus diselidiki lagi lebih mendalam. Kalau perlu diinvestigasi. Bisa saja Ryan hanya sebagai pelacur pria. Sebab dari perkembangan kasus yang saat ini terjadi orientasi Ryan terlihat uang. Bukan karena hubungan asmara sesama jenis.
Tapi dalam kasus mutilasi terhadap Heri Santoso, Ryan mengaku pembunuhan itu dilakukan karena cemburu?
Saya kira pengakuan itu juga harus diperdalam. Sebab bisa saja itu hanya alasan saja. Untuk menutupi kejahatan yang dilakukan. Dan kami melihat opini yang dikembangkan media sangat memojokan kaum gay. Padahal seharusnya media atau polisi melihat masalah Ryan dari sisi tindakannya. Bukan dari perilaku seksnya.
Saya juga menyesalkan komentar kriminolog sebelumnya yang mengatakan pembunuhan yang dilakukan Ryan bermotif cemburu. Saya kira komentar itu sangat awam banget. Sebab tindakan Ryan bukan karena platonis. Cuma kebetulan saja ia tinggal serumah bersama dengan Noval. Malah bisa saja Ryan sakit jiwa.
Apakah dengan berita seputar kasus Ryan komunitas gay menjadi semakin tercemar?
Kalau itu sih sudah biasa. Kami selalu dikucilkan dan diperlakukan negatif. Kami dianggap punya kelainan sehingga diperlakukan tidak adil.
Lalu apa tindakan komunitas gay menyikapi kasus Ryan?
Saya berharap teman-teman di Jakarta mau membantu mendampingi Ryan. Jangan sampai Ryan nanti diperlakukan tidak adil di pengadilan.
(ddg/iy)
Yayasan tersebut selama ini dikenal juga getol mengikis stigma negatif yang melekat pada kaum gay, misalnya dengan kegiatan terbuka untuk umum, lewat radio, media massa, serta menerbitkan majalah bulanan GAYa Nusantara. Mereka juga punya situs di internet.
Ketika Verry Idam Henyansyah alias Ryan yang disebut-sebut sebagai gay melakukan pembunuhan berantai, yayasan ini kemudian meminta jaringannya di Jakarta untuk mendampingi Ryan. Sebab mereka khawatir Ryan akan diperlakukan tidak adil karena ia seorang gay.
Apa yang terjadi dengan Ryan? Apakah orientasi seksnya yang membuat Ryan melakukan tindakan bengis menjadi pembunuh sadis? Berikut petikan wawancara detikcom dengan Dede Oetomo, Ketua Gaya Nusantara
Apakah Ryan ikut dalam wadah YGN?
Tidak. Sebab kami sebenarnya bukan perkumpulan kaum gay. Tapi kami lebih pada bidang advokasi kaum gay.
Apakah YGI akan melakukan pembelaan terhadap Ryan?
Kami harus selidiki dulu apakah Ryan itu gay. Sampai saat ini saya belum bertemu Ryan. Jadi belum tahu apakah Ryan seorang gay atau bukan.
Tapi berdasarkan bukti-bukti yang didapat polisi dan pengakuan tersangka Ryan positif gay?
Polisi dan media sah-sah saja mengatakan demikian. Tapi tetap harus diselidiki lagi lebih mendalam. Kalau perlu diinvestigasi. Bisa saja Ryan hanya sebagai pelacur pria. Sebab dari perkembangan kasus yang saat ini terjadi orientasi Ryan terlihat uang. Bukan karena hubungan asmara sesama jenis.
Tapi dalam kasus mutilasi terhadap Heri Santoso, Ryan mengaku pembunuhan itu dilakukan karena cemburu?
Saya kira pengakuan itu juga harus diperdalam. Sebab bisa saja itu hanya alasan saja. Untuk menutupi kejahatan yang dilakukan. Dan kami melihat opini yang dikembangkan media sangat memojokan kaum gay. Padahal seharusnya media atau polisi melihat masalah Ryan dari sisi tindakannya. Bukan dari perilaku seksnya.
Saya juga menyesalkan komentar kriminolog sebelumnya yang mengatakan pembunuhan yang dilakukan Ryan bermotif cemburu. Saya kira komentar itu sangat awam banget. Sebab tindakan Ryan bukan karena platonis. Cuma kebetulan saja ia tinggal serumah bersama dengan Noval. Malah bisa saja Ryan sakit jiwa.
Apakah dengan berita seputar kasus Ryan komunitas gay menjadi semakin tercemar?
Kalau itu sih sudah biasa. Kami selalu dikucilkan dan diperlakukan negatif. Kami dianggap punya kelainan sehingga diperlakukan tidak adil.
Lalu apa tindakan komunitas gay menyikapi kasus Ryan?
Saya berharap teman-teman di Jakarta mau membantu mendampingi Ryan. Jangan sampai Ryan nanti diperlakukan tidak adil di pengadilan.
(ddg/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
WawancaraTerbaru
Indeks Wawancara »
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
-
Selasa, 31/01/2012 17:54 WIB
Hanta Yuda: PD Harus Gerak Cepat Agar Tak Habis Dimakan Rayap
-
Sabtu, 28/01/2012 08:13 WIB
Anas Urbaningrum: Politik Itu Keras, Harus Siap Lahir Batin
-
Sabtu, 28/01/2012 04:09 WIB
Bupati Garut: Silakan Lakukan Penelitian Harta Karun di Sadahurip
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
448 Komentar
-
406 Komentar
-
361 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

