Penyerahan Dana BI Rp 31,5 miliar ke DPR Bertahap
Senin, 11/08/2008 14:28 WIB
Jakarta -
Pengadilan Tipikor kembali menggelar sidang aliran dana Bank Indonesia (BI). Sidang untuk mendengarkan keterangan saksi ini menghadirkan Analis Eksekutif BI, Ansar Ashari (44).
Ansar berperan sebagai kurir dalam mengantarkan dana sebesar Rp 31,5 miliar dari BI ke anggota DPR Komisi IX.
"Penyerahan dana tersebut dilakukan secara bertahap. Dan jumlah totalnya mencapai Rp 31,5 miliar," katanya dalam persidangan dengan Ketua Majelis Hakim Moefri di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (11/8/2008).
Ansar memberikan keterangan saksi atas terdakwa mantan Direktur Hukum BI, Oey Hoey Tiong dan mantan Kepala Biro Gubernur BI, Rusli Simanjuntak.
Ansar menceritakan, dalam tahap pertama diserahkan cek sebesar Rp 2 miliar yang diantarkannya bersama Rusli ke Hotel Hilton. Di sana, mereka bertemu dengan Anthony Zeidra dan Hamka.
Tahap kedua, diserahkan dana sebesar Rp 5 miliar. Tahap ketiga diberikan dana senilai Rp 7,5 miliar. Keempat, diberikan uang Rp 1,5 miliar. Terakhir diberikan uang senilai Rp 6 miliar.
"Dari dana-dana tersebut ada jumlah Rp 3 miliar yang dikembalikan," ujarnya.
Menurut Ansar, jumlah Rp 3 miliar itu dikembalikan ke BI dan diperuntukkan sebagai dana sosialisasi kepada masyarakat.
"Jadi total yang diberikan Rp 31,5 miliar dikurang Rp 3 miliar yaitu Rp 28,5 miliar," imbuhnya.
Uang Rp 3 miliar tersebut, lanjut Ansar, sudah diserahkan ke KPK pada saat dirinya mulai diperiksa.
Setelah Ansar, masih ada 3 orang lagi yang akan bersaksi. Ketiganya berasal Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). (gus/iy)
Ansar berperan sebagai kurir dalam mengantarkan dana sebesar Rp 31,5 miliar dari BI ke anggota DPR Komisi IX.
"Penyerahan dana tersebut dilakukan secara bertahap. Dan jumlah totalnya mencapai Rp 31,5 miliar," katanya dalam persidangan dengan Ketua Majelis Hakim Moefri di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (11/8/2008).
Ansar memberikan keterangan saksi atas terdakwa mantan Direktur Hukum BI, Oey Hoey Tiong dan mantan Kepala Biro Gubernur BI, Rusli Simanjuntak.
Ansar menceritakan, dalam tahap pertama diserahkan cek sebesar Rp 2 miliar yang diantarkannya bersama Rusli ke Hotel Hilton. Di sana, mereka bertemu dengan Anthony Zeidra dan Hamka.
Tahap kedua, diserahkan dana sebesar Rp 5 miliar. Tahap ketiga diberikan dana senilai Rp 7,5 miliar. Keempat, diberikan uang Rp 1,5 miliar. Terakhir diberikan uang senilai Rp 6 miliar.
"Dari dana-dana tersebut ada jumlah Rp 3 miliar yang dikembalikan," ujarnya.
Menurut Ansar, jumlah Rp 3 miliar itu dikembalikan ke BI dan diperuntukkan sebagai dana sosialisasi kepada masyarakat.
"Jadi total yang diberikan Rp 31,5 miliar dikurang Rp 3 miliar yaitu Rp 28,5 miliar," imbuhnya.
Uang Rp 3 miliar tersebut, lanjut Ansar, sudah diserahkan ke KPK pada saat dirinya mulai diperiksa.
Setelah Ansar, masih ada 3 orang lagi yang akan bersaksi. Ketiganya berasal Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI). (gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 21:09 WIB
Bus TransJakarta Terbakar Akibat Korslet, Lalu-lintas Sarinah Padat
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
Minggu, 12/02/2012 20:25 WIB
Laporan dari Brussel
Tawaran Pendidikan dari K.U. Leuven, Belgia
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
590 Komentar
-
493 Komentar
-
382 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

