Misteri Supriyadi
Simpang Siur Seputar Pengakuan Andaryoko
Selasa, 12/08/2008 16:51 WIB
Triono W/detikcom
Terkait
Jakarta -
Beberapa pengakuan yang diberikan Andaryoko Wisnu Prabu terkait identitas aslinya sebagai Supriyadi cukup membuat kontroversi. Klaim dialah sosok bercelana pendek dalam foto pengibaran Sang Saka jelas menabrak data sejarah resmi. Berikut beberapa pengakuan Andaryoko dan sekelumit cerita yang berhubungan dengan peristiwa tersebut.
Soal Naskah Proklamasi:
Supriyadi mengatakan konsep naskah proklamasi yang baru berupa coretan tangan sempat diremas-remas tangan oleh Sayuti Melik. Setelah ditik dan dianggap tak berguna lagi, Sayuti membuangnya ke tempat sampah. Namun Bung Karno yang ingat akan konsep itu menanyakan kembali sehingga naskah dipungut dan disterika ulang hingga akhirnya
disimpan Bung Karno
vs
BM Diah-lah yang menyadari pentingnya arti hostoris naskah tersebut. Seperti ditulis sejarawan Nina Lubis, Diah memungut naskah coretan proklamasi dan diam-diam menyimpannya sendiri. Baru pada 19 Mei 1992, BM Diah menyerahkan naskah itu pada negara yang diterima sendiri oleh Presiden Soeharto
Seputar Teknis Pelaksanaan Proklamasi
Supriyadi menyatakan bendera diambil bahannya dari gordyn dan tiang penegaknya diambil dari bambu jemuran. Adapun alat mikrofon untuk memperkeras pembacaan proklamasi dicomot dari radio milik Bung Karno.
vs
Brigjen (Purn) Lukas Kastaryo dalam kesaksiannya yang ditulis Majalah Intisari edisi Agustus 1991 mengatakan dialah yang mengusahakan bendera Sang Saka Merah Putih. Ia berikhtiar mencari kain merah dan putih dan menemukannya dari tenda yang tengah dipasang sebuah warung soto. Kain itu dibeli dengan harga Rp 500,- dan langsung diserahkan pada Ny Fatmawati.
Mengenai asal muasal mikrofon, ada juga cerita versi lainnya. Orang yang mengupayakan mikrofon adalah Mr Wilopo. Tanggal 17 Agustus 1945, menyadari belum adanya alat pengeras suara untuk dipakai pada Proklamasi pukul 10.00 nanti, Mr Wilopo berinisiatif pergi ke sebuah toko radio di Gang Tengah, sekitar Senen. Di sana ia menjumpai Gunawan si pemilik toko dan minta bantuannya untuk meminjamkan mikrofon. Bantuan disetujui sehingga sebelum pukul 08.00, mike sudah terpasang.
Soal Dialah Pengibar Bendera Sang Saka
Supriyadi mengaku dialah sosok yang bercelana pendek pada satu-satunya foto pengibaran Sang Saka Merah Putih sejurus setelah proklamasi dibacakan. Jika melihat pada foto tersebut, nampaklah bahwa satu-satunya sosok yang bercelana pendek adalah orang yang ikut serta mengibarkan bendera Merah Putih.
vs
Walau ada fotonya, soal siapa pengibar bendera Merah Putih itu ternyata tak ada yang persis ingat. Sejarah resmi menyebutnya sebagai Latief Hendraningrat (yang mengerek), Suhud dan SK Trimurti. Tapi belakangan SK Trimurti sendiri mengakui ia tak ikut menaikkan bendera. Ketika itu, saat ditunjuk Bung Karno dengan alasan mewakili kaum perempuan, Trimurti menolaknya. Trimurti berdalih untuk menaikkan bendera lebih tepat seorang prajurit.Soal ini masih belum putus, lebih mutakhir lagi, ada sosok Ilyas Karim, seorang purnawiran letkol dari Siliwangi yang mengklaim dialah sosok bercelana pendek yang ikut mengerek Sang Saka. Pasangannya pun bukan Latief tapi Shudanco Singgih.
(tbs/nrl)
Soal Naskah Proklamasi:
Supriyadi mengatakan konsep naskah proklamasi yang baru berupa coretan tangan sempat diremas-remas tangan oleh Sayuti Melik. Setelah ditik dan dianggap tak berguna lagi, Sayuti membuangnya ke tempat sampah. Namun Bung Karno yang ingat akan konsep itu menanyakan kembali sehingga naskah dipungut dan disterika ulang hingga akhirnya
disimpan Bung Karno
vs
BM Diah-lah yang menyadari pentingnya arti hostoris naskah tersebut. Seperti ditulis sejarawan Nina Lubis, Diah memungut naskah coretan proklamasi dan diam-diam menyimpannya sendiri. Baru pada 19 Mei 1992, BM Diah menyerahkan naskah itu pada negara yang diterima sendiri oleh Presiden Soeharto
Seputar Teknis Pelaksanaan Proklamasi
Supriyadi menyatakan bendera diambil bahannya dari gordyn dan tiang penegaknya diambil dari bambu jemuran. Adapun alat mikrofon untuk memperkeras pembacaan proklamasi dicomot dari radio milik Bung Karno.
vs
Brigjen (Purn) Lukas Kastaryo dalam kesaksiannya yang ditulis Majalah Intisari edisi Agustus 1991 mengatakan dialah yang mengusahakan bendera Sang Saka Merah Putih. Ia berikhtiar mencari kain merah dan putih dan menemukannya dari tenda yang tengah dipasang sebuah warung soto. Kain itu dibeli dengan harga Rp 500,- dan langsung diserahkan pada Ny Fatmawati.
Mengenai asal muasal mikrofon, ada juga cerita versi lainnya. Orang yang mengupayakan mikrofon adalah Mr Wilopo. Tanggal 17 Agustus 1945, menyadari belum adanya alat pengeras suara untuk dipakai pada Proklamasi pukul 10.00 nanti, Mr Wilopo berinisiatif pergi ke sebuah toko radio di Gang Tengah, sekitar Senen. Di sana ia menjumpai Gunawan si pemilik toko dan minta bantuannya untuk meminjamkan mikrofon. Bantuan disetujui sehingga sebelum pukul 08.00, mike sudah terpasang.
Soal Dialah Pengibar Bendera Sang Saka
Supriyadi mengaku dialah sosok yang bercelana pendek pada satu-satunya foto pengibaran Sang Saka Merah Putih sejurus setelah proklamasi dibacakan. Jika melihat pada foto tersebut, nampaklah bahwa satu-satunya sosok yang bercelana pendek adalah orang yang ikut serta mengibarkan bendera Merah Putih.
vs
Walau ada fotonya, soal siapa pengibar bendera Merah Putih itu ternyata tak ada yang persis ingat. Sejarah resmi menyebutnya sebagai Latief Hendraningrat (yang mengerek), Suhud dan SK Trimurti. Tapi belakangan SK Trimurti sendiri mengakui ia tak ikut menaikkan bendera. Ketika itu, saat ditunjuk Bung Karno dengan alasan mewakili kaum perempuan, Trimurti menolaknya. Trimurti berdalih untuk menaikkan bendera lebih tepat seorang prajurit.Soal ini masih belum putus, lebih mutakhir lagi, ada sosok Ilyas Karim, seorang purnawiran letkol dari Siliwangi yang mengklaim dialah sosok bercelana pendek yang ikut mengerek Sang Saka. Pasangannya pun bukan Latief tapi Shudanco Singgih.
(tbs/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 23:14 WIB
KPUD Tutup Masa Penyerahan Bukti Dukungan Calon Independen Pilgub DKI
-
Minggu, 12/02/2012 22:11 WIB
Langkah-langkah Kemenkum HAM Dalam Perbaikan Sistem di Lapas dan Rutan
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 21:09 WIB
Bus TransJakarta Terbakar Akibat Korslet, Lalu-lintas Sarinah Padat
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
590 Komentar
-
496 Komentar
-
382 Komentar
-
198 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

