Misteri Supriyadi
Baskara: Andaryoko Wisnu Prabu, Supriyadi dari Jawa Tengah
Rabu, 13/08/2008 13:37 WIB
Yogyakarta -
Misteri hilangnya Supriyadi, pahlawan PETA, masih belum terpecahkan. Sejarawan Baskara T Wardaya yang sebelumnya menyebut Andaryoko Wisnu Prabu (88) sebagai Supriyadi, menilai bahwa Andaryoko adalah Supriyadi dari Jawa Tengah.
Bagi Baskara, ada dua 'Supriyadi' saat ini, yaitu Supriyadi yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan Supriyadi yang berasal dari Blitar, Jawa Timur. Supriyadi dari Semarang alias Andaryoko tidak memiliki garis keturunan dengan keluarga Darmadi di Blitar.
"Memang ada dua versi Supriyadi. Yang satu Supriyadi dari Jawa Timur dan Andaryoko dari Jawa Tengah yang mengaku sebagai Supriyadi," kata Baskara, sejarawan sekaligus penulis buku 'Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno', saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (13/8/2008).
Baskara menjelaskan, ada dua tokoh Supriyadi yang muncul, sebagai pelaku peristiwa pemberontakan tentara PETA di Blitar 14 Februari 1945 silam. Keduanya sama-sama tentara PETA.
Tokoh Supriyadi dari Jawa Timur yang disebut sebagai adik tiri dari Oetomo Darmadi adalah anak seorang wedana di Goranggareng, Madiun Jawa Timur. Istri pertama Wedana tersebut melahirkan dua orang anak, yakni Supriyadi dan Wiyono yang keduanya telah meninggal. Dia punya adik tiri salah satunya Oetomo Darmadi yang punya 11 saudara.
"Satunya lagi Supriyadi yang kini bernama Andaryoko berasal dari Jawa Tengah. Ya memang beda Supriyadi-nya dan berasal dari keluarga yang berbeda pula," tegas Baskara.
Baskara mengaku awalnya kaget saat Andaryoko mengaku sebagai Supriyadi. Dia sebenarnya tidak percaya Supriyadi masih hidup. Namun dia kemudian berinisiatif menulis pengakuan Andaryoko dengan berbagai catatan kaki dan tokoh-tokoh pembandingnya.
"Itu kemudian saya tulis dengan berbagai catatan. Ini adalah bentuk tulisan sejarah lisan. Bukan mononarasi, tapi multinarasi," kata dia.
Tes DNA Tidak Bisa Dilakukan
Baskara juga mengomentari soal usulan tes DNA untuk membuktikan Andaryoko adalah Supriyadi. Menurut dia, hal tersebut tidak bisa dilakukan jika DNA pembandingnya adalah keluarga Darmadi. Sebab asal-usul keduanya berbeda.
"Ini DNA siapa dengan siapa. Jelas keduanya berbeda dan tidak ada hubunganya. Supriyadi dengan nama Andaryoko dari Semarang Jawa Tengah dan Supriyadi dari Blitar itu jelas tidak ada hubungan apa-apa. Andaryoko itu orang lain lagi," pungkas dia.
Penelusuran detikcom, Andaryoko dan Supriyadi memiliki tanggal lahir yang berbeda. Andaryoko mengaku lahir di 22 Maret 1920. Sementara Supriyadi, menurut keluarga Darmadi, lahir di Blitar 13 April 1923.
Menurut Soeroto Darmadi, salah seorang keluarga Darmadi, dari tanggal lahir saja, sudah ketahuan bahwa Andaryoko bukanlah Supriyadi. Selain itu, kata Soeroto, wajah Andaryoko sangat berbeda dengan Supriyadi. (djo/asy)
Bagi Baskara, ada dua 'Supriyadi' saat ini, yaitu Supriyadi yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan Supriyadi yang berasal dari Blitar, Jawa Timur. Supriyadi dari Semarang alias Andaryoko tidak memiliki garis keturunan dengan keluarga Darmadi di Blitar.
"Memang ada dua versi Supriyadi. Yang satu Supriyadi dari Jawa Timur dan Andaryoko dari Jawa Tengah yang mengaku sebagai Supriyadi," kata Baskara, sejarawan sekaligus penulis buku 'Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno', saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (13/8/2008).
Baskara menjelaskan, ada dua tokoh Supriyadi yang muncul, sebagai pelaku peristiwa pemberontakan tentara PETA di Blitar 14 Februari 1945 silam. Keduanya sama-sama tentara PETA.
Tokoh Supriyadi dari Jawa Timur yang disebut sebagai adik tiri dari Oetomo Darmadi adalah anak seorang wedana di Goranggareng, Madiun Jawa Timur. Istri pertama Wedana tersebut melahirkan dua orang anak, yakni Supriyadi dan Wiyono yang keduanya telah meninggal. Dia punya adik tiri salah satunya Oetomo Darmadi yang punya 11 saudara.
"Satunya lagi Supriyadi yang kini bernama Andaryoko berasal dari Jawa Tengah. Ya memang beda Supriyadi-nya dan berasal dari keluarga yang berbeda pula," tegas Baskara.
Baskara mengaku awalnya kaget saat Andaryoko mengaku sebagai Supriyadi. Dia sebenarnya tidak percaya Supriyadi masih hidup. Namun dia kemudian berinisiatif menulis pengakuan Andaryoko dengan berbagai catatan kaki dan tokoh-tokoh pembandingnya.
"Itu kemudian saya tulis dengan berbagai catatan. Ini adalah bentuk tulisan sejarah lisan. Bukan mononarasi, tapi multinarasi," kata dia.
Tes DNA Tidak Bisa Dilakukan
Baskara juga mengomentari soal usulan tes DNA untuk membuktikan Andaryoko adalah Supriyadi. Menurut dia, hal tersebut tidak bisa dilakukan jika DNA pembandingnya adalah keluarga Darmadi. Sebab asal-usul keduanya berbeda.
"Ini DNA siapa dengan siapa. Jelas keduanya berbeda dan tidak ada hubunganya. Supriyadi dengan nama Andaryoko dari Semarang Jawa Tengah dan Supriyadi dari Blitar itu jelas tidak ada hubungan apa-apa. Andaryoko itu orang lain lagi," pungkas dia.
Penelusuran detikcom, Andaryoko dan Supriyadi memiliki tanggal lahir yang berbeda. Andaryoko mengaku lahir di 22 Maret 1920. Sementara Supriyadi, menurut keluarga Darmadi, lahir di Blitar 13 April 1923.
Menurut Soeroto Darmadi, salah seorang keluarga Darmadi, dari tanggal lahir saja, sudah ketahuan bahwa Andaryoko bukanlah Supriyadi. Selain itu, kata Soeroto, wajah Andaryoko sangat berbeda dengan Supriyadi. (djo/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

