Gerhana Bulan, Hiburan Istimewa Usai Tasyakuran
Kamis, 14/08/2008 08:44 WIB
Ilustrasi (www.geocities.com)
Jakarta -
Di bawah sinar bulan purnama,
hati sedih tak dirasa.
Si miskin pun yang hidup sengsara,
semalam itu bersuka...
Sepenggal lirik lagu Chrisye berjudul 'Di Bawah Sinar Bulan Purnama' itu kiranya tak berlaku pada awal hari Minggu 17 Agustus 2008.
Maklum, bukan bulan purnama yang tampak pada HUT Kemerdekaan RI ke-63. Namun gerhana bulan sebagian, fenomena alam kebesaran Tuhan. Dijamin, tidak kalah menghibur dibanding bulan purnama.
Apalagi, malam hari sebelumnya, Sabtu 16 Agustus 2008 masyarakat Indonesia, dari kampung di desa hingga kota, banyak yang melakukan tasyakuran HUT Kemerdekaan RI, seperti lazimnya.
"Yang istimewa, gerhana bulan sebagian ini terjadi pada saat peringatan Hari Kemerdekaan RI. Biasanya (16 Agustus) malam itu pada senang keluar, acara tirakatan. Itu bisa menjadi hiburan bagi masyarakat selesainya tirakatan," ujar Ketua Jogja Astro Club Mutoha kepada detikcom, Rabu (13/8/2008).
"Istimewanya lagi, malam itu bertepatan dengan malam Nisfu Sya'ban. Bagi yang muslim, percaya itu adalah malam membuka lembaran baru. Banyak orang punya hajat tertentu," imbuh Koordinator Lembaga Ru'yatul Hilal Indonesia ini.
Gerhana bulan yang dimulai Minggu pukul 01.23 WIB itu bisa dilihat dengan mata telanjang pada pukul 02.36 WIB hingga pukul 05.45 WIB.
"Hampir di seluruh area WIB cukup bisa melihat sampai pada tahap umbra (bayangan inti yang berada di bagian tengah, sangat gelap)," kata dia.
Namun sayang, gerhana bulan ini hanya bisa dinikmati sebagian pada area WIT. Alasannya, tentu saja selisih waktu 2 jam dari area WIB. Fase umbra yang bisa dilihat dengan mata telanjang, antara pukul 04.36 WIT hingga pukul 07.45 WIT.
"Proses bayangan umbra di bagian timur mungkin hanya bisa menyaksikan sebagian. Karena matahari keburu terbit," ujar dia.
Menurut dia, gerhana bulan ini merupakan gerhana bulan terakhir pada tahun 2008 ini, setelah gerhana bulan total yang terjadi pada 21 Februari 2008 lalu. Dan gerhana bulan ini selalu berselang-seling dengan gerhana matahari.
"Kemarin kan baru terjadi gerhana matahari pada 1 Agustus 2008 lalu, yang tidak terlihat dari sini. Rata-rata dalam 1 tahun itu ada 2 kali gerhana bulan dan 2 kali gerhana matahari," tandasnya.
Tak cuma bulan purnama yang membuat hati sedih tak dirasa bukan? (nwk/irw)
hati sedih tak dirasa.
Si miskin pun yang hidup sengsara,
semalam itu bersuka...
Sepenggal lirik lagu Chrisye berjudul 'Di Bawah Sinar Bulan Purnama' itu kiranya tak berlaku pada awal hari Minggu 17 Agustus 2008.
Maklum, bukan bulan purnama yang tampak pada HUT Kemerdekaan RI ke-63. Namun gerhana bulan sebagian, fenomena alam kebesaran Tuhan. Dijamin, tidak kalah menghibur dibanding bulan purnama.
Apalagi, malam hari sebelumnya, Sabtu 16 Agustus 2008 masyarakat Indonesia, dari kampung di desa hingga kota, banyak yang melakukan tasyakuran HUT Kemerdekaan RI, seperti lazimnya.
"Yang istimewa, gerhana bulan sebagian ini terjadi pada saat peringatan Hari Kemerdekaan RI. Biasanya (16 Agustus) malam itu pada senang keluar, acara tirakatan. Itu bisa menjadi hiburan bagi masyarakat selesainya tirakatan," ujar Ketua Jogja Astro Club Mutoha kepada detikcom, Rabu (13/8/2008).
"Istimewanya lagi, malam itu bertepatan dengan malam Nisfu Sya'ban. Bagi yang muslim, percaya itu adalah malam membuka lembaran baru. Banyak orang punya hajat tertentu," imbuh Koordinator Lembaga Ru'yatul Hilal Indonesia ini.
Gerhana bulan yang dimulai Minggu pukul 01.23 WIB itu bisa dilihat dengan mata telanjang pada pukul 02.36 WIB hingga pukul 05.45 WIB.
"Hampir di seluruh area WIB cukup bisa melihat sampai pada tahap umbra (bayangan inti yang berada di bagian tengah, sangat gelap)," kata dia.
Namun sayang, gerhana bulan ini hanya bisa dinikmati sebagian pada area WIT. Alasannya, tentu saja selisih waktu 2 jam dari area WIB. Fase umbra yang bisa dilihat dengan mata telanjang, antara pukul 04.36 WIT hingga pukul 07.45 WIT.
"Proses bayangan umbra di bagian timur mungkin hanya bisa menyaksikan sebagian. Karena matahari keburu terbit," ujar dia.
Menurut dia, gerhana bulan ini merupakan gerhana bulan terakhir pada tahun 2008 ini, setelah gerhana bulan total yang terjadi pada 21 Februari 2008 lalu. Dan gerhana bulan ini selalu berselang-seling dengan gerhana matahari.
"Kemarin kan baru terjadi gerhana matahari pada 1 Agustus 2008 lalu, yang tidak terlihat dari sini. Rata-rata dalam 1 tahun itu ada 2 kali gerhana bulan dan 2 kali gerhana matahari," tandasnya.
Tak cuma bulan purnama yang membuat hati sedih tak dirasa bukan? (nwk/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
438 Komentar
-
376 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

