Berita Lain

Indeks Berita




Kamis, 14/08/2008 17:01 WIB
Petani Lempari Halaman Kantor Gubernur Sumut dengan Suntil Tembakau
Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Puluhan petani dari Desa Durin Tonggal ingin bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin. Namun keinginan itu tak terpenuhi. Kecewa, mereka pun melempari kediaman kantor Syamsul dengan suntil tembakau.

Halaman kantor Syamsul di Jalan Diponegoro, Medan, Sumut pun kotor oleh tembakau yang telah disuntil itu, Kamis (14/8/2008).

"Biar merah halamannya. Begitulah merahnya darah petani memperjuangkan hak tanahnya," kata pimpinan aksi Hendro Sihaloho.

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan petani, atas sikap Syamsul yang
tidak kunjung menyelesaikan konflik lahan seluas 102 hektar milik warga yang  kini bersengketa di Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang.

"Gubernur seharusnya bersikap tegas menyelesaikan masalah agraria. Jangan sampai korban berjatuhan lagi," kata Hendro.

Hendro mengatakan, konflik agraria di Sumut telah merugikan kaum tani. Dalam setahun terakhir, terjadi sedikitnya 59 kali tindak kekerasan yang dialami kaum tani akibat konflik agraria.

Dalam tuntutannya, pengunjuk rasa yang didominasi kaum ibu ini menuntut agar lahan 102 hektar di Desa Durin Tonggal, diserahkan kepada Kelompok Tani Arih Ersada Aron Bolon (KTAEB) sebagai wadah mereka. Selain itu, petani juga mendesak agar lima warganya yang ditahan hingga hari ini, segera dibebaskan.

Petani juga mendesak Pemprov Sumut tegas menindak pihak yang melakukan perampasan tanah rakyat, baik untuk perkebunan atau dengan alasan untuk pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk untuk kegiatan militer. (tw/ken)


GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).