Dikira Besi Rongsokan, Peluru Tembus Kaki Slamet Raharjo
Rabu, 20/08/2008 18:49 WIB
Yogyakarta -
Nasib apes dialami oleh Slamet Raharjo (45) seorang pengepul besi bekas di Kota Yogyakarta. Kakinya luka parah tertembus peluru yang awalnya dikira hanya besi rongsokan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, Slamet membeli besi rongsokan berupa potongan-potongan kecil dan berkarat dari seorang pemulung. Dia kemudian membersihkan besi-besi tersebut dengan cara dikorek-korek dan dipukul-pukul dengan batangan besi.
Namun tiba-tiba saja benda yang sedang dibersihkannya itu meledak. Suaranya sangat keras dan terdengar dua kali.
"Saya langsung jatuh terpental ke belakang setelah besi itu meledak. Kaki kiri saya juga terasa sakit. Asapnya juga berbau seperti mesiu," kata Slamet di RS Bethesda, Yogyakarta, Rabu (20/8/2008).
Melihat kondisi Slamet, keluarga dan sejumlah tetangga kemudian membawanya ke RS. Kaki kiri warga Jl Mayjen Sutoyo No 16, Danunegaran, Mantrijeron itu luka parah terkena ledakan itu.
Polisi yang datang ke TKP menduga, benda yang dibeli Slamet itu adalah peluru jenis mitraliur sisa Perang Dunia II atau peninggalan Belanda. Peluru tersebut sebesar jari orang dewasa dan jumlahnya mencapai sekitar 1.600 butir.
Benda berbahaya itu dibeli Slamet dari seorang pemulung di kampung Tungkak, Karanganyar Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. Saat ini, peluru-peluru tersebut diamankan aparat kepolisian. (bgs/djo)
Sekitar pukul 18.00 WIB, Slamet membeli besi rongsokan berupa potongan-potongan kecil dan berkarat dari seorang pemulung. Dia kemudian membersihkan besi-besi tersebut dengan cara dikorek-korek dan dipukul-pukul dengan batangan besi.
Namun tiba-tiba saja benda yang sedang dibersihkannya itu meledak. Suaranya sangat keras dan terdengar dua kali.
"Saya langsung jatuh terpental ke belakang setelah besi itu meledak. Kaki kiri saya juga terasa sakit. Asapnya juga berbau seperti mesiu," kata Slamet di RS Bethesda, Yogyakarta, Rabu (20/8/2008).
Melihat kondisi Slamet, keluarga dan sejumlah tetangga kemudian membawanya ke RS. Kaki kiri warga Jl Mayjen Sutoyo No 16, Danunegaran, Mantrijeron itu luka parah terkena ledakan itu.
Polisi yang datang ke TKP menduga, benda yang dibeli Slamet itu adalah peluru jenis mitraliur sisa Perang Dunia II atau peninggalan Belanda. Peluru tersebut sebesar jari orang dewasa dan jumlahnya mencapai sekitar 1.600 butir.
Benda berbahaya itu dibeli Slamet dari seorang pemulung di kampung Tungkak, Karanganyar Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. Saat ini, peluru-peluru tersebut diamankan aparat kepolisian. (bgs/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
447 Komentar
-
401 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

