Gondola Miring di MT Haryono
Polisi Periksa 2 Pelaksana Proyek Tata
Rabu, 20/08/2008 19:17 WIB
(Foto: Andi S/detikcom)
Jakarta -
Untuk menyelidiki kecelakaan gondola miring yang memakan satu korban jiwa, polisi akan memeriksa 2 orang dari pengembang Tata. Mereka merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
"Satu orang sebagai kepala pelaksana harian, namanya Budiman. Sedangkan satu orang lagi mandor, namanya saya lupa," kata Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Nurdin di RS Tebet, Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
Kedua orang ini, imbuhnya, akan diperiksa sebagai saksi. Namun tidak menutup kemungkinan mereka akan dijadikan tersangka, apabila terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya sehingga mengakibatkan tali gondola itu putus.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap membolehkan pengembang Tata untuk melanjutkan proyek menara MTH tersebut. Tetapi untuk gondola yang miring, sementara tidak boleh dioperasikan hinga penyelidikan usai.
"Kami telah membuat police line di gondola tersebut," kata Nurdin.
Korban meninggal yang bernama Taufik alias Ahmad Rofidi merupakan pria asal Banyuwangi, Jawa Timur. Ia tinggal bersama istri dan empat orang anaknya di Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat.
Jenazah saat ini telah berada di RS Tebet dengan kondisi kepala pecah dan seluruh tulang hancur. Tubuhnya telah dibungkus dengan kantong mayat. Pihak keluarga saat ini sedang meluncur dari rumahnya di Cempaka Putih Timur ke RS Tebet. (sho/nwk)
"Satu orang sebagai kepala pelaksana harian, namanya Budiman. Sedangkan satu orang lagi mandor, namanya saya lupa," kata Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Nurdin di RS Tebet, Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2008).
Kedua orang ini, imbuhnya, akan diperiksa sebagai saksi. Namun tidak menutup kemungkinan mereka akan dijadikan tersangka, apabila terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya sehingga mengakibatkan tali gondola itu putus.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap membolehkan pengembang Tata untuk melanjutkan proyek menara MTH tersebut. Tetapi untuk gondola yang miring, sementara tidak boleh dioperasikan hinga penyelidikan usai.
"Kami telah membuat police line di gondola tersebut," kata Nurdin.
Korban meninggal yang bernama Taufik alias Ahmad Rofidi merupakan pria asal Banyuwangi, Jawa Timur. Ia tinggal bersama istri dan empat orang anaknya di Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat.
Jenazah saat ini telah berada di RS Tebet dengan kondisi kepala pecah dan seluruh tulang hancur. Tubuhnya telah dibungkus dengan kantong mayat. Pihak keluarga saat ini sedang meluncur dari rumahnya di Cempaka Putih Timur ke RS Tebet. (sho/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

