Tak Ada Aduan, BK DPR Belum Akan Periksa Agus Condro
Jumat, 22/08/2008 09:59 WIB
Jakarta -
Anggota FPDIP Agus Condro blak-blakan mengaku menerima Rp 500 juta tak lama setelah Miranda Goeltom terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI). Namun, Badan Kehormatan (BK) DPR baru akan bergerak setelah ada pengaduan dan permintaan dari pimpinan DPR.
"Itu kan baru pernyataan satu orang saja yang perlu diuji lagi. Jadi setelah jelas, ada pengaduan dan permintaan pimpinan DPR, BK akan tindak lanjuti," kata Wakil Ketua BK Gayus Lumbuun kepada detikcom, Jumat (22/8/2008).
Menurut dia, kasus Agus Condro terjadi pada periode 1999-2004. Saat itu, BK belum terbentuk.
"Ini kasus retroaktif, berlaku mundur. Yang ada baru Dewan Kehormatan. Untuk kasus yang bersifat retroaktif maka BK perlu ada persetujuan fraksi dan pimpinan DPR guna memberikan keputusan, sama seperti kasus aliran dana BI," papar politisi FPDIP ini.
Motivasi
Secara pribadi, Gayus berharap Agus Condro mengungkapkan secara jujur motivasinya membongkar skandal Rp 500 juta ini.
"Saya bertanya-tanya, motivasi apa yang dia inginkan. Dia mengatakan merasa berdosa menyimpan kesalahan, apa itu benar-benar motivasi yang jujur," ujar Gayus.
Gayus juga menyesalkan pernyataan Agus yang mengatakan dirinya terkena lumpur selutut di DPR. "Jangan mendiskreditkan DPR, apakah DPR seburuk itu menyebut DPR lembaga berlumpur. Saya di DPR tidak terkena lumpur semata kaki pun. Demikian pula, teman-teman lainnya. Jadi jangan pukul rata," papar Gayus. (aan/nrl)
"Itu kan baru pernyataan satu orang saja yang perlu diuji lagi. Jadi setelah jelas, ada pengaduan dan permintaan pimpinan DPR, BK akan tindak lanjuti," kata Wakil Ketua BK Gayus Lumbuun kepada detikcom, Jumat (22/8/2008).
Menurut dia, kasus Agus Condro terjadi pada periode 1999-2004. Saat itu, BK belum terbentuk.
"Ini kasus retroaktif, berlaku mundur. Yang ada baru Dewan Kehormatan. Untuk kasus yang bersifat retroaktif maka BK perlu ada persetujuan fraksi dan pimpinan DPR guna memberikan keputusan, sama seperti kasus aliran dana BI," papar politisi FPDIP ini.
Motivasi
Secara pribadi, Gayus berharap Agus Condro mengungkapkan secara jujur motivasinya membongkar skandal Rp 500 juta ini.
"Saya bertanya-tanya, motivasi apa yang dia inginkan. Dia mengatakan merasa berdosa menyimpan kesalahan, apa itu benar-benar motivasi yang jujur," ujar Gayus.
Gayus juga menyesalkan pernyataan Agus yang mengatakan dirinya terkena lumpur selutut di DPR. "Jangan mendiskreditkan DPR, apakah DPR seburuk itu menyebut DPR lembaga berlumpur. Saya di DPR tidak terkena lumpur semata kaki pun. Demikian pula, teman-teman lainnya. Jadi jangan pukul rata," papar Gayus. (aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 10:44 WIB
Penjambret BB Diringkus Warga di Stasiun Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 10:35 WIB
Anggota DPR: Harus Ada Audit Kelayakan Angkutan Umum
-
Minggu, 12/02/2012 10:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Sempat Kabur, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
-
Minggu, 12/02/2012 10:09 WIB
Maling Motor Ditembak Polisi di Kukusan di Dekat UI
-
Minggu, 12/02/2012 10:02 WIB
Nasir Salah Gunakan Wewenang Komisi III untuk Jenguk Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:02 WIB
Nasir Salah Gunakan Wewenang Komisi III untuk Jenguk Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 09:27 WIB
Pejabat Negara atau Bukan, Penerima Duit Wisma Atlet Bisa Dijerat KPK
-
Minggu, 12/02/2012 10:09 WIB
Maling Motor Ditembak Polisi di Kukusan di Dekat UI
-
471 Komentar
-
421 Komentar
-
371 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

