Telantarkan Penari Tamu Istana Asal NTT, Kadis Diknas Keliling Jakarta
Jumat, 22/08/2008 15:23 WIB
Terkait
Jakarta -
Hingga saat ini, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kab. Lembata, NTT, Martin Didi Lejak, benar-benar menghilang tanpa jejak. Bersama rekan satu timnya, Madjid Lamahoda, Didi kabur membawa uang akomodasi 30 penari asal NTT yang manggung di Istana Merdeka.
"Hilang setelah pawai. Katanya cuma mau jalan-jalan lihat kota Jakarta. Sampai sekarang, hilang tidak bisa dihubungi," kata pembina tari, Dominik Rully kepada wartawan, di penampungan warga di RT 10/4, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2008).
Sedikit ada titik cerah saat telepon genggam Martin Didi dapat dihubungi Kamis (23/8/2008) sore kemarin. Didi mengatakan sedang jalan-jalan menyusuri jalan Thamrin Jakarta Pusat. Namun, telepon tiba-tiba saja mati sebelum sempat ditanyakan tanggung jawab keduanya.
"Kita marah-marahi itu orang. Jalan-jalan tapi anak buah terlantar. Nggak tahulah duit itu untuk apa. Buat mabuk atau main wanita kita nggak tahu," ucap Rully kesal.
Kini ketigapuluh penari yang merupakan siswa-siswa SMA tersebut masih menunggu kedatangan Bupati Lembatta Ande Manuk. Rencananya, Ande Manuk akan mengusakan rombongan penari tersebut dapat pulang ke Lemabatta, sebuah kabupaten yang ditempuh 12 jam dari Kupang lewat jalur darat.
"Awalnya Bupati minta ditemui di anjungan NTT di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kita nggak mau, biar bupati yang ke sini, lihat langsung kondisi anak-anak," papar Rully. (Ari/asy)
"Hilang setelah pawai. Katanya cuma mau jalan-jalan lihat kota Jakarta. Sampai sekarang, hilang tidak bisa dihubungi," kata pembina tari, Dominik Rully kepada wartawan, di penampungan warga di RT 10/4, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2008).
Sedikit ada titik cerah saat telepon genggam Martin Didi dapat dihubungi Kamis (23/8/2008) sore kemarin. Didi mengatakan sedang jalan-jalan menyusuri jalan Thamrin Jakarta Pusat. Namun, telepon tiba-tiba saja mati sebelum sempat ditanyakan tanggung jawab keduanya.
"Kita marah-marahi itu orang. Jalan-jalan tapi anak buah terlantar. Nggak tahulah duit itu untuk apa. Buat mabuk atau main wanita kita nggak tahu," ucap Rully kesal.
Kini ketigapuluh penari yang merupakan siswa-siswa SMA tersebut masih menunggu kedatangan Bupati Lembatta Ande Manuk. Rencananya, Ande Manuk akan mengusakan rombongan penari tersebut dapat pulang ke Lemabatta, sebuah kabupaten yang ditempuh 12 jam dari Kupang lewat jalur darat.
"Awalnya Bupati minta ditemui di anjungan NTT di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kita nggak mau, biar bupati yang ke sini, lihat langsung kondisi anak-anak," papar Rully. (Ari/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
424 Komentar
-
369 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

