Marah, Pengacara Habib Rizieq Minta Saksi Ditahan
Senin, 25/08/2008 13:08 WIB
(Foto: dok. detikcom)
Jakarta -
Sidang terdakwa kasus kerusuhan Monas, Habib Rizieq Shihab kembali digelar. Kali ini agendanya mendengarkan keterangan saksi. Di tengah sidang, pengacara Habib yang marah meminta saksi ditahan.
"Saya minta saksi ditahan saat ini juga Pak Hakim, karena yang sebenarnya memprovokasi insiden di Monas adalah saksi ini sendiri," kata salah satu pengacara Habib Rizieq, Indra Sahnun Lubis, di tengah persidangan yang diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta, Senin (25/8/2008).
Indra tampak marah. Wajahnya memerah. Suaranya meninggi. Sambil berkata demikian, jarinya menunjuk ke arah saksi, Hamim Tohari, yang merupakan penanggung jawab acara Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AK-KBB).
Indra berdalih, undangan untuk acara AK-KBB di Monas, 1 Juni 2008 lalu sebenarnya bukan undangan peringatan hari lahir ke-63 Pancasila, melainkan lebih merupakan solidaritas untuk Ahmadiyah. Padahal waktu itu jelas ada pihak penentang Ahmadiyah yang sedang melakukan aksi di lokasi yang tidak jauh dari Monas.
Selain itu, saksi mengatakan bahwa AK-KBB adalah kumpulan dari ormas-ormas dan LSM. Padahal kenyataannya, menurut Indra, para peserta AK-KBB datang atas nama perorangan.
Permintaan Indra tidak mendapatkan tanggapan dari hakim. Saksi yang ditunjuk-tunjuk olehnya hanya duduk agak tertunduk. Kaki kanannya diangkat dan disilangkan ke kaki kiri.
Ketua majelis hakim Panusunan yang menyaksikan polah saksi lantas menegur.
"Tolong yang sopan. Kakinya diturunkan," tegurnya.
Saksi pun lantas menurunkan kakinya.
Indra melanjutkan aksinya. Dengan nada tetap tinggi, dia berkata kepada saksi, "Anda jangan macam-macam. Guru agama kami yang ditahan. Seharusnya Anda yang ditahan karena semua yang Anda omongkan tidak ada yang benar."
Melihat aksi Indra berlanjut, hakim Panusunan segera menyela.
"Tunggu dulu. Jangan menilai dulu. Dengarkan dulu," pintanya.
Beberapa pengunjung juga tampak berekasi. Terdengar suara "sabar..sabar" dari deretan kursi pengunjung. (sho/gah)
"Saya minta saksi ditahan saat ini juga Pak Hakim, karena yang sebenarnya memprovokasi insiden di Monas adalah saksi ini sendiri," kata salah satu pengacara Habib Rizieq, Indra Sahnun Lubis, di tengah persidangan yang diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta, Senin (25/8/2008).
Indra tampak marah. Wajahnya memerah. Suaranya meninggi. Sambil berkata demikian, jarinya menunjuk ke arah saksi, Hamim Tohari, yang merupakan penanggung jawab acara Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AK-KBB).
Indra berdalih, undangan untuk acara AK-KBB di Monas, 1 Juni 2008 lalu sebenarnya bukan undangan peringatan hari lahir ke-63 Pancasila, melainkan lebih merupakan solidaritas untuk Ahmadiyah. Padahal waktu itu jelas ada pihak penentang Ahmadiyah yang sedang melakukan aksi di lokasi yang tidak jauh dari Monas.
Selain itu, saksi mengatakan bahwa AK-KBB adalah kumpulan dari ormas-ormas dan LSM. Padahal kenyataannya, menurut Indra, para peserta AK-KBB datang atas nama perorangan.
Permintaan Indra tidak mendapatkan tanggapan dari hakim. Saksi yang ditunjuk-tunjuk olehnya hanya duduk agak tertunduk. Kaki kanannya diangkat dan disilangkan ke kaki kiri.
Ketua majelis hakim Panusunan yang menyaksikan polah saksi lantas menegur.
"Tolong yang sopan. Kakinya diturunkan," tegurnya.
Saksi pun lantas menurunkan kakinya.
Indra melanjutkan aksinya. Dengan nada tetap tinggi, dia berkata kepada saksi, "Anda jangan macam-macam. Guru agama kami yang ditahan. Seharusnya Anda yang ditahan karena semua yang Anda omongkan tidak ada yang benar."
Melihat aksi Indra berlanjut, hakim Panusunan segera menyela.
"Tunggu dulu. Jangan menilai dulu. Dengarkan dulu," pintanya.
Beberapa pengunjung juga tampak berekasi. Terdengar suara "sabar..sabar" dari deretan kursi pengunjung. (sho/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 21:09 WIB
Bus TransJakarta Terbakar Akibat Korslet, Lalu-lintas Sarinah Padat
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
Minggu, 12/02/2012 20:25 WIB
Laporan dari Brussel
Tawaran Pendidikan dari K.U. Leuven, Belgia
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
590 Komentar
-
493 Komentar
-
382 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

