Ryamizard: ExxonMobil Tak Pernah Biayai TNI
Kamis, 28/08/2008 15:10 WIB
Ryamizard Ryacudu
Jakarta -
ExxonMobil akan dimejahijaukan karena diduga telah menyokong pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh TNI di Aceh. Namun Mantan KSAD era Megawati, Jenderal (purn) Ryamizard Ryacudu membantah operasi militer di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 2003 didanai oleh ExxonMobil.
"Tidak ada. Saya tidak tahu apa itu ExxonMobil," ujar Ryamizard usai menghadiri Deklarasi Kebangsaan Indonesia di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2008).
Menurut purnawirawan jenderal bintang empat itu, seluruh operasi militer didanai oleh negara. Tidak ada bantuan asing.
"TNI itu rakyat yang membiayai. Apapun yang dilakukan tentara itu atas nama rakyat," jelasnya.
Ryamizard juga enggan berkomentar soal gugatan 11 orang Aceh di AS yang memiliki sejumlah bukti yang kuat bahwa ExxonMobil telah mendanai TNI untuk melakukan pembunuhan.
"Itu cek dulu orang Aceh benar atau Aceh GAM. Saya paling alergi masalah ini (GAM)," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya perusahaan minyak dan gas raksasa dari AS ExxonMobil segera berhadapan dengan warga Aceh yang menggugatnya di Pengadilan Federal Amerika Serikat (AS). ExxonMobil diduga telah menyokong pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh TNI di Aceh.
Hakim federal AS menilai gugatan ini layak diteruskan ke meja hijau karena ada sejumlah bukti yang kuat bahwa ExxonMobil telah mendanai TNI untuk melakukan pembunuhan dan penyiksaan terhadap warga sipil Aceh di sekitar Proyek Arun Aceh.
(rdf/nwk)
"Tidak ada. Saya tidak tahu apa itu ExxonMobil," ujar Ryamizard usai menghadiri Deklarasi Kebangsaan Indonesia di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2008).
Menurut purnawirawan jenderal bintang empat itu, seluruh operasi militer didanai oleh negara. Tidak ada bantuan asing.
"TNI itu rakyat yang membiayai. Apapun yang dilakukan tentara itu atas nama rakyat," jelasnya.
Ryamizard juga enggan berkomentar soal gugatan 11 orang Aceh di AS yang memiliki sejumlah bukti yang kuat bahwa ExxonMobil telah mendanai TNI untuk melakukan pembunuhan.
"Itu cek dulu orang Aceh benar atau Aceh GAM. Saya paling alergi masalah ini (GAM)," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya perusahaan minyak dan gas raksasa dari AS ExxonMobil segera berhadapan dengan warga Aceh yang menggugatnya di Pengadilan Federal Amerika Serikat (AS). ExxonMobil diduga telah menyokong pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh TNI di Aceh.
Hakim federal AS menilai gugatan ini layak diteruskan ke meja hijau karena ada sejumlah bukti yang kuat bahwa ExxonMobil telah mendanai TNI untuk melakukan pembunuhan dan penyiksaan terhadap warga sipil Aceh di sekitar Proyek Arun Aceh.
(rdf/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

