Dijambak dan Diancam Dibunuh Aktivis FPI
Isti dan Guntur Lapor ke Polda Metro Jaya
Jumat, 29/08/2008 12:20 WIB
Jakarta -
Anggota National Integration Movement (NIM) Isti ditampar dan dijambak aktivis FPI saat sidang dengan terdakwa Habib Rizieq di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Isti resmi melaporkan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya.
Selain Isti, anggota Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Guntur Romli, juga mengadukan intimidasi yang diduga dilakukan aktivis FPI.
Isti dan Guntur tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2008) pukul 10.15 WIB.
"Saya tidak terima diperlakukan demikian," kata Isti yang mengenakan kemeja bercorak kotak-kotak warna putih ini.
Isti lalu menceritakan kejadian yang dialaminya. Isti mengaku hadir pada sidang Habib Rizieq untuk memberikan dukungan kepada seorang temannya yang dihadirkan menjadi saksi pada Kamis 28 Agustus 2008 pukul 09.00 WIB.
Isti saat itu duduk di bangku deretan depan. Tiba-tiba datang seorang ibu yang mengenakan kerudung warna ungu. Sang ibu meminta Isti tidak duduk di bangku itu. Namun Isti menolaknya.
"Ibu yang di sebelah saya menyikut-nyikut saya, mengusir saya untuk tidak duduk di situ. Lalu saya kemudian mengatakan, pantesan orang Islam disebut teroris. Saya tidak pernah bilang teroris. Saya hanya bilang, pantesan Islam dibilang teroris," paparnya.
Isti pun menjadi bulan-bulanan aktivis FPI. Perempuan berambut sebahu ini langsung ditampar dan dijambak rambutnya.
Sedangkan Guntur yang saat kejadian ingin melerai pertikaian itu ikut menjadi korban. Guntur mengaku diancam oleh 3 orang yang tak dikenalnya.
"Saya diancam mau dibunuh bahkan dibilang saya mau dipotong-potong," kata Guntur. (aan/iy)
Selain Isti, anggota Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Guntur Romli, juga mengadukan intimidasi yang diduga dilakukan aktivis FPI.
Isti dan Guntur tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2008) pukul 10.15 WIB.
"Saya tidak terima diperlakukan demikian," kata Isti yang mengenakan kemeja bercorak kotak-kotak warna putih ini.
Isti lalu menceritakan kejadian yang dialaminya. Isti mengaku hadir pada sidang Habib Rizieq untuk memberikan dukungan kepada seorang temannya yang dihadirkan menjadi saksi pada Kamis 28 Agustus 2008 pukul 09.00 WIB.
Isti saat itu duduk di bangku deretan depan. Tiba-tiba datang seorang ibu yang mengenakan kerudung warna ungu. Sang ibu meminta Isti tidak duduk di bangku itu. Namun Isti menolaknya.
"Ibu yang di sebelah saya menyikut-nyikut saya, mengusir saya untuk tidak duduk di situ. Lalu saya kemudian mengatakan, pantesan orang Islam disebut teroris. Saya tidak pernah bilang teroris. Saya hanya bilang, pantesan Islam dibilang teroris," paparnya.
Isti pun menjadi bulan-bulanan aktivis FPI. Perempuan berambut sebahu ini langsung ditampar dan dijambak rambutnya.
Sedangkan Guntur yang saat kejadian ingin melerai pertikaian itu ikut menjadi korban. Guntur mengaku diancam oleh 3 orang yang tak dikenalnya.
"Saya diancam mau dibunuh bahkan dibilang saya mau dipotong-potong," kata Guntur. (aan/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:40 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Laporan dari Den Haag
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
369 Komentar
-
248 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

