Operasi Ambien Dihentikan Sementara Gara-gara Listrik Padam
Rabu, 03/09/2008 16:14 WIB
Makassar -
Listrik padam benar-benar menyengsarakan Sahara (45). Bagaimana tidak? Gara-gara listrik padam, operasi ambien yang dijalaninya harus dihentikan sementara.
Sahara dirawat di RS Labuang Baji, Makassar, karena menderita ambien. Karena penyakitnya sudah parah, dokter pun menyarankan agar Sahara segera dioperasi.
Setelah pihak keluarga setuju, operasi terhadap Sahara pun dilakukan pada pukul 09.00 Wita, Rabu (3/9/2009). Namun baru beberapa saat operasi berjalan, tiba-tiba aliran listrik di RS tersebut padam. Tak lama kemudian, tim dokter pun keluar dari ruang operasi.
Mengetahui hal ini, tentu saja keluarga Sahara kaget. Mereka khawatir operasi terhadap Sahara tidak berhasil.
Sekretaris Badan Pengelola RS Labuang Baji, Sri Fausyiah, membantah operasi di ruang bedah terhenti. "Operasi tetap berjalan selain peralatan yang memerlukan listrik." ungkap Sri.
Namun situasi berbeda digambarkan Kasubag Tata Laksana RS Labuang Baji, Muh. Darwis. Menurut Darwis pihaknya menyesalkan PLN yang tidak memberitahu adanya pemadaman bergilir. "Kita tidak akan melakukan operasi pasien kalau kita tahu ada pemadaman listrik oleh PLN," tutur Darwis.
Darwis juga mengakui mesin generator listrik sudah rusak sejak tahun lalu. Sementara mesin generator yang baru sedang dalam proses pengadaan.
General Manager PLN Sulselbar, Arifuddin Nurdin saat dihubungi melalui telepon menegaskan, pemadaman dilakukan karena kerusakan instalasi di Pare-pare akibat angin kencang. "Tapi semestinya mesin generator itu ada di setiap RS," kilah Arifuddin.
(mna/djo)
Sahara dirawat di RS Labuang Baji, Makassar, karena menderita ambien. Karena penyakitnya sudah parah, dokter pun menyarankan agar Sahara segera dioperasi.
Setelah pihak keluarga setuju, operasi terhadap Sahara pun dilakukan pada pukul 09.00 Wita, Rabu (3/9/2009). Namun baru beberapa saat operasi berjalan, tiba-tiba aliran listrik di RS tersebut padam. Tak lama kemudian, tim dokter pun keluar dari ruang operasi.
Mengetahui hal ini, tentu saja keluarga Sahara kaget. Mereka khawatir operasi terhadap Sahara tidak berhasil.
Sekretaris Badan Pengelola RS Labuang Baji, Sri Fausyiah, membantah operasi di ruang bedah terhenti. "Operasi tetap berjalan selain peralatan yang memerlukan listrik." ungkap Sri.
Namun situasi berbeda digambarkan Kasubag Tata Laksana RS Labuang Baji, Muh. Darwis. Menurut Darwis pihaknya menyesalkan PLN yang tidak memberitahu adanya pemadaman bergilir. "Kita tidak akan melakukan operasi pasien kalau kita tahu ada pemadaman listrik oleh PLN," tutur Darwis.
Darwis juga mengakui mesin generator listrik sudah rusak sejak tahun lalu. Sementara mesin generator yang baru sedang dalam proses pengadaan.
General Manager PLN Sulselbar, Arifuddin Nurdin saat dihubungi melalui telepon menegaskan, pemadaman dilakukan karena kerusakan instalasi di Pare-pare akibat angin kencang. "Tapi semestinya mesin generator itu ada di setiap RS," kilah Arifuddin.
(mna/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Minggu, 12/02/2012 08:35 WIB
Menteri Pertanian Suswono Sentil PPL PNS yang Pemalas
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
457 Komentar
-
413 Komentar
-
367 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

