Panen Gagal , Padi Super Toy di Madiun Buat Pakan Ternak
Jumat, 05/09/2008 23:24 WIB
(Foto: Waskito/detik.com)
Madiun -
Kesal karena mengalami gagal panen, sebagian petani padi Super Toy di di Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun terpaksa membabati tanaman padinya. Tanaman padi itu kemudian digunakan untuk pakan ternak sapi mereka.
Sukarno, warga RT 10 kepada detiksurabaya.com menjelaskan bahwa tanaman padi yang dia kerjakan seluas sekitar 1 hektar sebagian terpaksa dibabat untuk diberikan kepada ternak sapi. Sebab, tanaman padinya itu hanya berisikan 5-1 biji pada setiap batangnya.
"Ya rugi sekali, biaya 2 kali lipat untuk tanam tunas kedua ini ya harus gimana lagi terpaksa saya suruh babati tetangga biar untuk ternak sapi," jelas Sukarno dengan kesal Jumat (5/9/2008).
Sukarno menambahkan selama ini biaya pengeluaran penanaman dibiayai oleh salah satu pengusaha bernama Imron (46), warga setempat yang menawarkan produk padi Super Toy kepada warga Desa Mlilir Kecamatan Dolopo. Diperkirakan tanaman padi Super Toy yang gagal panen mencapai puluhan hektar yang ditanami sekitar bulan Juni 2008 lalu.
Kasus yang terjadi di Madiun ini sama persis dengan tanaman padi Super Toy yang ditanam di Desa Brabag, Kecamatan Brabag, Kabupaten Purworejo. Para petani Super Toy HL2 tak bisa memanen padinya, karena padi mengalami puso. Mereka pun protes kepada PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) sebagai pihak yang mengkoordinasi proyek ini. (asy/mok)
Sukarno, warga RT 10 kepada detiksurabaya.com menjelaskan bahwa tanaman padi yang dia kerjakan seluas sekitar 1 hektar sebagian terpaksa dibabat untuk diberikan kepada ternak sapi. Sebab, tanaman padinya itu hanya berisikan 5-1 biji pada setiap batangnya.
"Ya rugi sekali, biaya 2 kali lipat untuk tanam tunas kedua ini ya harus gimana lagi terpaksa saya suruh babati tetangga biar untuk ternak sapi," jelas Sukarno dengan kesal Jumat (5/9/2008).
Sukarno menambahkan selama ini biaya pengeluaran penanaman dibiayai oleh salah satu pengusaha bernama Imron (46), warga setempat yang menawarkan produk padi Super Toy kepada warga Desa Mlilir Kecamatan Dolopo. Diperkirakan tanaman padi Super Toy yang gagal panen mencapai puluhan hektar yang ditanami sekitar bulan Juni 2008 lalu.
Kasus yang terjadi di Madiun ini sama persis dengan tanaman padi Super Toy yang ditanam di Desa Brabag, Kecamatan Brabag, Kabupaten Purworejo. Para petani Super Toy HL2 tak bisa memanen padinya, karena padi mengalami puso. Mereka pun protes kepada PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) sebagai pihak yang mengkoordinasi proyek ini. (asy/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
447 Komentar
-
401 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

