Toyong, Penemu Super Toy Lulusan SMK Bangunan
Sabtu, 06/09/2008 16:37 WIB
Jakarta -
Supriyadi alias Toyong sebelumnya ditulis Tuyung dikenal sebagai penemu padi Super Toy yang menjadi heboh. Pria yang memiliki laboratorium pertanian itu lulusan sebuah SMK di Yogyakarta.
"Jurusannya bangunan tahun 1995," kata Basiran, ayah Toyong dalam Bahasa Jawa kental kepada wartawan di rumahnya, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Sabtu (6/9/2008).
Pria 70 tahun itu mengatakan, Toyong mulai menekuni dunia pertanian sejak 2006 lalu. Dia, kata Basiran, meminta izin untuk menggunakan sebagian lahan sawah milik keluarga untuk percobaan padi.
"Di lahan 300 meter itu, dia tanam berbagai macam padi seperti Super Toy, Memberamo, Jali dan Menceru," cerita Basiran.
Basiran mengatakan, Toyong tidak hanya menanam padi tapi juga membuat pembibitan. "Saya dan beberapa orang hanya merawat dan menjaga, kalau pembibitan dilakuan Toyong sendiri," ujarnya masih dalam Bahasa Jawa.
Super Toy yang heboh dikembangkan PT Sarana Harapan Indopangan -dengan komisaris Heru Lelono- disebut padi varietas unggul. Keunggulannya, sekali tanam, bisa langsung panen 3 kali.
Setelah ditebas pada panen pertama, sisa tebasannya akan tumbuh lagi menjadi bulir-bulir padi yang nantinya siap panen lagi. Demikian seterusnya.
Jelas padi yang bikin ngiler! Tapi faktanya, pada panen kedua, ternyata padi tak ada isinya alis kopong. Petani di Purworejo pun marah dan membakar padi unggulan itu. (bgs/ken)
"Jurusannya bangunan tahun 1995," kata Basiran, ayah Toyong dalam Bahasa Jawa kental kepada wartawan di rumahnya, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Sabtu (6/9/2008).
Pria 70 tahun itu mengatakan, Toyong mulai menekuni dunia pertanian sejak 2006 lalu. Dia, kata Basiran, meminta izin untuk menggunakan sebagian lahan sawah milik keluarga untuk percobaan padi.
"Di lahan 300 meter itu, dia tanam berbagai macam padi seperti Super Toy, Memberamo, Jali dan Menceru," cerita Basiran.
Basiran mengatakan, Toyong tidak hanya menanam padi tapi juga membuat pembibitan. "Saya dan beberapa orang hanya merawat dan menjaga, kalau pembibitan dilakuan Toyong sendiri," ujarnya masih dalam Bahasa Jawa.
Super Toy yang heboh dikembangkan PT Sarana Harapan Indopangan -dengan komisaris Heru Lelono- disebut padi varietas unggul. Keunggulannya, sekali tanam, bisa langsung panen 3 kali.
Setelah ditebas pada panen pertama, sisa tebasannya akan tumbuh lagi menjadi bulir-bulir padi yang nantinya siap panen lagi. Demikian seterusnya.
Jelas padi yang bikin ngiler! Tapi faktanya, pada panen kedua, ternyata padi tak ada isinya alis kopong. Petani di Purworejo pun marah dan membakar padi unggulan itu. (bgs/ken)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Pelaku Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
588 Komentar
-
475 Komentar
-
381 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

