Gus Dur: Andi Matalatta di Balik Muhaimin
Senin, 08/09/2008 16:59 WIB
Terkait
Jakarta -
Gus Dur kembali melontarkan tudingan. Kali ini yang dijadikan sasaran yakni Menkum HAM Andi Matalatta. Sang menteri dituding berada di balik langkah Muhaimin Iskandar.
"Kita itu mengadu-ngadu ke KPU se-Indonesia. Kita sudah tahu maksudnya Muhaimin Iskandar, dan di baliknya ada Andi Matalatta," kata Gus Dur di kantornya di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2008).
Hal itu disampaikan mantan presiden RI itu, ketika pihak KPU tidak mau menerima kunjungan kubunya. Dan bila dia KPU berkeras, apalagi menolak daftar caleg yang diajukan, maka dia akan bersikap.
"Kalau KPU tetap tidak mau, terpaksa kita minta DPW dan DPC untuk memboikot pemilu. Pemilihan Gubernur Jatim saja 47 persen golput, kita tambahin saja biar 75 persen, biar seluruh dunia tahu kita main-main," jelasnya.
Gus Dur pun menuduh bila seluruh keputusan yang diambil KPU juga dibekingi Andi Matalatta. "Kinerja KPU ketahuan belangnya, apa lagi yang minta Andi Matalatta. Kalau di sana memaksakan kehendak, kita terpaksa bertindak sendiri. Pemerintah lalai dalam tugasnya yang paling penting memberantas korupsi, mana mungkin dalam demokrasi ada korupsi," tandasnya. (ndr/iy)
"Kita itu mengadu-ngadu ke KPU se-Indonesia. Kita sudah tahu maksudnya Muhaimin Iskandar, dan di baliknya ada Andi Matalatta," kata Gus Dur di kantornya di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2008).
Hal itu disampaikan mantan presiden RI itu, ketika pihak KPU tidak mau menerima kunjungan kubunya. Dan bila dia KPU berkeras, apalagi menolak daftar caleg yang diajukan, maka dia akan bersikap.
"Kalau KPU tetap tidak mau, terpaksa kita minta DPW dan DPC untuk memboikot pemilu. Pemilihan Gubernur Jatim saja 47 persen golput, kita tambahin saja biar 75 persen, biar seluruh dunia tahu kita main-main," jelasnya.
Gus Dur pun menuduh bila seluruh keputusan yang diambil KPU juga dibekingi Andi Matalatta. "Kinerja KPU ketahuan belangnya, apa lagi yang minta Andi Matalatta. Kalau di sana memaksakan kehendak, kita terpaksa bertindak sendiri. Pemerintah lalai dalam tugasnya yang paling penting memberantas korupsi, mana mungkin dalam demokrasi ada korupsi," tandasnya. (ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

