800 Motif Perak Bali Dipatenkan Orang Asing
Jumat, 12/09/2008 11:17 WIB
Denpasar -
Perajin perak Bali memang layak menjerit. Bagaimana tidak? Sedikitnya 800-an motif perak tradisional Bali telah dipatenkan orang asing. Jadi jika mereka memproduksi perak dengan motif yang telah dipatenkan itu, mereka akan digugat.
"Orang Bali sudah mampu mendesain motif-motif perak Bali dan sudah mampu mempromosikannya ke seluruh negara di dunia. Ini karya seniman Bali, bukan karya perorangan," ujar Wakil Ketua Asosiasi Perak Bali Nyoman Mudita di sela-sela aksi demo 100-an perajin perak Bali di depan gedung DPRD Bali, Denpasar, Jumat (12/9/2008).
"Sekitar 800 motif perak yang sebagian besar menggunakan motif tradisional Bali telah diklaim sebagai milik perusahaan orang asing," kata Mudita. Mudita juga menyebutkan nama pengusaha dan nama perusahaan asing yang mematenkan motif tersebut.
Mudita menuturkan, dengan pematenan motif perak tersebut, seniman Bali merasa dirugikan. "Kalau motif-motif tersebut dihakciptakan oleh orang asing, pada saat seniman Bali melakukan pameran di New York, begitu mereka pameran, mereka langsung kalah karena terbentur oleh motif-motif perak yang telah dipatenkan di AS," beber Mudita.
Mudita menyatakan, perajin perak Bali datang ke DPRD Denpasar untuk mencari solusi terbaik tentang sistem hak paten perak di Bali. "Kita ingin jangan lagi (perak Bali) menjadi hak paten milik perorangan tetapi milik Bali," kata dia.
Salah satu motif yang sidah dipatenkan oleh orang asing adalah rantai tulang naga yang telah ada sebelum RI merdeka, yang berasal dari Lumajang, Jatim. Juga ada berbagai motif pengrajin perak celuk Gianyar. "Jika pengrajin Celuk memproduksinya lagi, maka akan berhadapan dengan tuntutan hukum," kata Mudita.
Motif lainnya adalah motif Keplak yang berasal dari leluhur orang Bali. "Kini namanya diubah menjadi dot motive dan diklaim sebagai hasil ciptaan pengusaha perak asing," ujarnya.
(nrl/gah)
"Orang Bali sudah mampu mendesain motif-motif perak Bali dan sudah mampu mempromosikannya ke seluruh negara di dunia. Ini karya seniman Bali, bukan karya perorangan," ujar Wakil Ketua Asosiasi Perak Bali Nyoman Mudita di sela-sela aksi demo 100-an perajin perak Bali di depan gedung DPRD Bali, Denpasar, Jumat (12/9/2008).
"Sekitar 800 motif perak yang sebagian besar menggunakan motif tradisional Bali telah diklaim sebagai milik perusahaan orang asing," kata Mudita. Mudita juga menyebutkan nama pengusaha dan nama perusahaan asing yang mematenkan motif tersebut.
Mudita menuturkan, dengan pematenan motif perak tersebut, seniman Bali merasa dirugikan. "Kalau motif-motif tersebut dihakciptakan oleh orang asing, pada saat seniman Bali melakukan pameran di New York, begitu mereka pameran, mereka langsung kalah karena terbentur oleh motif-motif perak yang telah dipatenkan di AS," beber Mudita.
Mudita menyatakan, perajin perak Bali datang ke DPRD Denpasar untuk mencari solusi terbaik tentang sistem hak paten perak di Bali. "Kita ingin jangan lagi (perak Bali) menjadi hak paten milik perorangan tetapi milik Bali," kata dia.
Salah satu motif yang sidah dipatenkan oleh orang asing adalah rantai tulang naga yang telah ada sebelum RI merdeka, yang berasal dari Lumajang, Jatim. Juga ada berbagai motif pengrajin perak celuk Gianyar. "Jika pengrajin Celuk memproduksinya lagi, maka akan berhadapan dengan tuntutan hukum," kata Mudita.
Motif lainnya adalah motif Keplak yang berasal dari leluhur orang Bali. "Kini namanya diubah menjadi dot motive dan diklaim sebagai hasil ciptaan pengusaha perak asing," ujarnya.
(nrl/gah)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

