
Bermuatan Politis, LSM Perempuan Tolak Pengesahan RUU Pornografi
Minggu, 14/09/2008 13:47 WIB
dok detikcom
Terkait
Jakarta -
Rancangan Undang Undang (RUU) Pornografi kembali mendapat tentangan keras. Sejumlah LSM perempuan yang tergabung dalam Masyarakat Sipil menolak pengesahan RUU tersebut.
Hal itu disampaikan Masyarakat Sipil dalam konferensi pers penolakan RUU di Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Minggu (14/9/2008).
Koordinator Divisi Perubahan Hukum dari LBH APIK Jakarta Umi Farida mengimbau agar kehadiran UU Pornografi tidak dipaksakan demi kepentingan politik. Perumusan tentang pornografi dalam RUU itu dinilai masih sumir dan bertendensi mengkriminalkan pihak-pihak yang sebenarnya menjadi korban pornografi.
"Di rancangan UU ini masih belum jelas definisi tentang pornografu itu sendiri karena di sini juga dimasukkan bahwa seni dan budaya masuk dalam pornografi," kata Herni Sri Nurbayanti, peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK).
Herni juga menegaskan alasan penolaka RUU Pornografi ini adalah karena masih banyaknya muatan yang membelenggu hak-hak seseorang.
"Tapi ini bukan berarti kami juga permisif atau setuju dengan pornografi. Kami juga prihatin dengan distribusi dan materi-materi produk pornografi yang beredar bebas di masyarakat," kata Herni.
"Kami hanya ingin pemerintah tidak mengintervensi yang namanya hak privasi," tegas Herni.
Direktur Kalyana Mitra Rena Herdiyani menambahkan, dalam kaitannya untuk membela hak perempuan pada materi produk porografi ini juga menggambarkan kekerasan terhadap perempuan.
"Untuk itu masyarakat hendaknya jangan hanya tahu bahwa tujuan RUU ini hanya untuk melindungi anak-anak dari produk pornografi tapi juga tahu bahwa ini juga membelenggu kebebasan berekpresi. (iy/gus)
Hal itu disampaikan Masyarakat Sipil dalam konferensi pers penolakan RUU di Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Minggu (14/9/2008).
Koordinator Divisi Perubahan Hukum dari LBH APIK Jakarta Umi Farida mengimbau agar kehadiran UU Pornografi tidak dipaksakan demi kepentingan politik. Perumusan tentang pornografi dalam RUU itu dinilai masih sumir dan bertendensi mengkriminalkan pihak-pihak yang sebenarnya menjadi korban pornografi.
"Di rancangan UU ini masih belum jelas definisi tentang pornografu itu sendiri karena di sini juga dimasukkan bahwa seni dan budaya masuk dalam pornografi," kata Herni Sri Nurbayanti, peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK).
Herni juga menegaskan alasan penolaka RUU Pornografi ini adalah karena masih banyaknya muatan yang membelenggu hak-hak seseorang.
"Tapi ini bukan berarti kami juga permisif atau setuju dengan pornografi. Kami juga prihatin dengan distribusi dan materi-materi produk pornografi yang beredar bebas di masyarakat," kata Herni.
"Kami hanya ingin pemerintah tidak mengintervensi yang namanya hak privasi," tegas Herni.
Direktur Kalyana Mitra Rena Herdiyani menambahkan, dalam kaitannya untuk membela hak perempuan pada materi produk porografi ini juga menggambarkan kekerasan terhadap perempuan.
"Untuk itu masyarakat hendaknya jangan hanya tahu bahwa tujuan RUU ini hanya untuk melindungi anak-anak dari produk pornografi tapi juga tahu bahwa ini juga membelenggu kebebasan berekpresi. (iy/gus)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 07:31 WIB
Interpelasi Pengetatan Remisi Hilangkan Semangat Pemberantasan Korupsi
-
Selasa, 14/02/2012 07:04 WIB
Dialog dengan Wartawan, SBY Ingin Sampaikan Semua Baik
-
Selasa, 14/02/2012 06:52 WIB
PK Ditolak, Antasari akan Bawa Kasusnya Mendunia
-
Selasa, 14/02/2012 06:23 WIB
Hakim Sebagai 'Wakil Tuhan', Sisa Konsep Kedaulatan Tuhan yang Tersisa
-
Selasa, 14/02/2012 06:02 WIB
Kelebihan Muatan, Pick Up Terbalik di Tol Pondok Gede Timur
-
Selasa, 14/02/2012 06:52 WIB
PK Ditolak, Antasari akan Bawa Kasusnya Mendunia
-
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB
Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok
-
Selasa, 14/02/2012 07:04 WIB
Dialog dengan Wartawan, SBY Ingin Sampaikan Semua Baik
-
Senin, 13/02/2012 20:47 WIB
Keluarga Nasrudin: Hanya Mukjizat yang Bisa Bebaskan Antasari
-
614 Komentar
-
509 Komentar
-
452 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 598.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

