Berita Lain

Indeks Berita




Senin, 22/09/2008 09:26 WIB
Brunei dan Malaysia Stop Impor Susu China
Nurul Hidayati - detikNews

AFP
Jakarta - Skandal susu China memicu Brunai, Malaysia dan Bangladesh menghentikan impor produk susu China mereka. Mereka mengikuti langkah Singapura awal pekan ini.

Hal ini dilakukan setelah meledaknya skandal susu bermelamine di China yang menewaskan 4 bayi dan membuat 13.000 bayi lainnya dirawat di rumah sakit. Demikian dilansir radionetherlands.nl, Minggu (21/9/2008).

Pemerintah China berusaha meminimalisasi skandal tersebut dengan melakukan pengawasan ketat dan menarik produk susu besar-besaran dari pasaran.

Uni Eropa juga telah melakukan pengawasan tambahan meskipun tidak ada produk susu China yang dijual di sana. Sedangkan AS juga mengambil langkah waspada.

Bagaimana dengan Indonesia? BPOM pekan lalu menyatakan, susu dari China secara resmi tidak beredar di Indonesia. Namun pihaknya akan melakukan inspeksi jikalau ada produk yang beredar secara ilegal.

Produsen susu China menambahi zat melamine di susu dengan tujuan agar saat diuji di lab, susu tersebut mengandung protein tinggi. Tapi rupanya hal itu justru merenggut nyawa bayi-bayi imut yang tak bersalah.

Melamine, bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik, dapat menyebabkan batu ginjal bahkan gagal ginjal akut.

China telah mengalami serangkaian skandal bahan berbahaya yang ditemukan pada makanan, obat dan mainan anak-anak. Kebanyakan dari produk itu juga diekspor. Tahun lalu, melamine juga ditemukan pada makanan hewan yang diekspor China ke AS dan menewaskan anjing-anjing dan kucing. (nrl/gah)


GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (10 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).