Ikuti Singapura, Malaysia Larang Permen Susu Buatan China
Selasa, 23/09/2008 15:05 WIB
The Straits Times
Terkait
Kuala Lumpur -
Pemerintah Malaysia memperluas larangan atas produk-produk hasil olahan susu yang diimpor dari China. Kini semua produk makanan yang mengandung susu, seperti permen, cokelat dan biskuit buatan China dilarang beredar di Malaysia.
Keputusan ini diambil berdasarkan informasi yang diterima dari otoritas Singapura, Agri-Food and Veterinary Authority (AVA). Otoritas Singapura tersebut telah menemukan kandungan melamine pada permen susu buatan China, "White Rabbit Creamy Candy".
Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Malaysia seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Selasa (23/9/2008).
Selain permen susu "White Rabbit Creamy Candy" yang terkenal itu, otoritas Singapura juga telah menemukan kandungan melamine pada produk susu rasa strawberry Dutch Lady dan Yili Brand Choice Dairy Fruit Bar Yogurt.
Di Malaysia, permen susu "White Rabbit Creamy Candy" termasuk produk yang kini dilarang beredar.
"Kementerian akan menyita produk-produk tersebut yang ditemukan di pasar lokal," kata direktur kualitas dan keamanan makanan Kementerian Kesehatan Malaysia, Noraini Mohd Othman.
Dikatakan Noraini, sebelumnya Malaysia telah memberlakukan larangan semua susu ataupun susu bubuk dari China menyusul skandal susu bermelamine yang menggemparkan China.
Melamine, zat kimia industri yang biasa digunakan untuk membuat plastik telah menyebabkan batu ginjal pada ribuan bayi China. Bahkan 4 orang di antaranya meninggal karena gagal ginjal akut. (ita/iy)
Keputusan ini diambil berdasarkan informasi yang diterima dari otoritas Singapura, Agri-Food and Veterinary Authority (AVA). Otoritas Singapura tersebut telah menemukan kandungan melamine pada permen susu buatan China, "White Rabbit Creamy Candy".
Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Malaysia seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Selasa (23/9/2008).
Selain permen susu "White Rabbit Creamy Candy" yang terkenal itu, otoritas Singapura juga telah menemukan kandungan melamine pada produk susu rasa strawberry Dutch Lady dan Yili Brand Choice Dairy Fruit Bar Yogurt.
Di Malaysia, permen susu "White Rabbit Creamy Candy" termasuk produk yang kini dilarang beredar.
"Kementerian akan menyita produk-produk tersebut yang ditemukan di pasar lokal," kata direktur kualitas dan keamanan makanan Kementerian Kesehatan Malaysia, Noraini Mohd Othman.
Dikatakan Noraini, sebelumnya Malaysia telah memberlakukan larangan semua susu ataupun susu bubuk dari China menyusul skandal susu bermelamine yang menggemparkan China.
Melamine, zat kimia industri yang biasa digunakan untuk membuat plastik telah menyebabkan batu ginjal pada ribuan bayi China. Bahkan 4 orang di antaranya meninggal karena gagal ginjal akut. (ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 11:23 WIB
Alasan MA Mencabut 8 Poin Kode Etik Hakim Terkait Kasus Antasari Azhar
-
Senin, 13/02/2012 11:20 WIB
Didakwa 3 Pasal karena Email, dr Ira Simatupang Nangis di Persidangan
-
Senin, 13/02/2012 11:09 WIB
Stop Kecelakaan Angkutan, Praktek Uji KIR Harus Dibersihkan dari Pungli
-
Senin, 13/02/2012 11:00 WIB
Kecelakaan Bus Mira di Ngawi
Dicek Urine, Sopir Bus Mira Negatif
-
Senin, 13/02/2012 10:53 WIB
149 WNA Terjaring 'Serangan Fajar' di Cisarua
-
Senin, 13/02/2012 10:29 WIB
Jenderal Tersodok Shinta Bachir
-
Senin, 13/02/2012 10:11 WIB
Osama Berpesan Agar Anaknya Hidup Damai di Barat dan Bersekolah
-
Senin, 13/02/2012 10:41 WIB
Nazaruddin Jadi Tersangka Pencucian Uang Pembelian Saham Garuda
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
616 Komentar
-
512 Komentar
-
385 Komentar
-
370 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

