Presiden Iran: 'Kerajaan' AS Mendekati Ambruk!
Rabu, 24/09/2008 08:55 WIB
AFP
New York -
Presiden Iran Ahmadinejad berpidato di depan para pemimpin dunia lainnya dalam sidang Majelis Umum PBB. Dalam pidatonya, Ahmadinejad mencetuskan, "kerajaan Amerika" mendekati ambruk dan harus segera menghentikan keterlibatannya di negara-negara lain.
"Kerajaan Amerika di dunia sedang mendekati akhir perjalanannya, dan penguasa berikutnya harus membatasi intervensi mereka pada perbatasan mereka sendiri," kata Ahmadinejad.
Ahmadinejad juga menekankan bahwa program nuklir negaranya murni untuk tujuan damai. Bukan untuk memproduksi senjata nuklir seperti yang ditakutkan AS dan negara-negara lainnya.
"Beberapa kekuatan pengganggu telah berupaya merintangi aktivitas nuklir damai bangsa Iran dengan menerapkan tekanan politik dan ekonomi terhadap Iran," cetus Ahmadinejad.
Dalam pidatonya di markas besar PBB itu, Ahmadinejad juga mengecam perang AS di Irak. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/9/2008).
"Jutaan orang telah terbunuh atau cacat, dan para penginvasi itu tanpa rasa malu, masih berupaya memperkuat posisi mereka di wilayah itu dan mendominasi sumber daya minyak," kata Ahmadinejad.
Presiden Iran itu juga menuding keberadaan pasukan AS dan NATO di Afghanistan telah menyebabkan lonjakan tajam terorisme dan peningkatan produksi narkoba. Ahmadinejad memperkirakan aliansi AS tak akan pernah berhasil.
"Sepanjang sejarah, semua kekuatan yang memasuki Afghanistan telah pergi dengan kekalahan," tegas Ahmadinejad.
(ita/nrl)
"Kerajaan Amerika di dunia sedang mendekati akhir perjalanannya, dan penguasa berikutnya harus membatasi intervensi mereka pada perbatasan mereka sendiri," kata Ahmadinejad.
Ahmadinejad juga menekankan bahwa program nuklir negaranya murni untuk tujuan damai. Bukan untuk memproduksi senjata nuklir seperti yang ditakutkan AS dan negara-negara lainnya.
"Beberapa kekuatan pengganggu telah berupaya merintangi aktivitas nuklir damai bangsa Iran dengan menerapkan tekanan politik dan ekonomi terhadap Iran," cetus Ahmadinejad.
Dalam pidatonya di markas besar PBB itu, Ahmadinejad juga mengecam perang AS di Irak. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/9/2008).
"Jutaan orang telah terbunuh atau cacat, dan para penginvasi itu tanpa rasa malu, masih berupaya memperkuat posisi mereka di wilayah itu dan mendominasi sumber daya minyak," kata Ahmadinejad.
Presiden Iran itu juga menuding keberadaan pasukan AS dan NATO di Afghanistan telah menyebabkan lonjakan tajam terorisme dan peningkatan produksi narkoba. Ahmadinejad memperkirakan aliansi AS tak akan pernah berhasil.
"Sepanjang sejarah, semua kekuatan yang memasuki Afghanistan telah pergi dengan kekalahan," tegas Ahmadinejad.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

