Pura-pura Beli Menu Buka Puasa, Napi LP Nusakambangan Kabur
Rabu, 24/09/2008 23:33 WIB
Jakarta -
Dengan berpura-pura membeli menu buka puasa, seorang napi di Lembaga Pemasyarakatan Kembang Kuning, Nusakambangan, Cilacap, melarikan diri. Hingga kini napi bernama Nur Asrofi itu belum ditemukan.
Asrofi diketahui tidak kembali Senin (20/9/2008) petang. Saat itu, ia pamit kepada petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) hendak membeli menu berbuka puasa di depan gerbang pintu LP.
"Setelah ditunggu, dia tidak kembali lagi. Saat ini kami masih mencarinya," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Depkum HAM Jateng Bambang Winahyo di kantornya, Jalan DR Cipto, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/9/2008).
Bambang menjelaskan, membeli menu tambahan berbuka puasa memang menjadi kebiasaan di LP tersebut sehingga insiden itu bukanlah salah petugas yang memberi izin.
Asrofi sesungguhnya hendak dibebaskan 15 Januari 2009 mendatang jika remisinya diterima. "Kami sudah mengajukan surat remisi. Tapi dia malah melarikan diri. Saya tidak tahu kenapa," ungkapnya.
Untuk mencari keberadaan Asrofi, Depkum HAM telah mengirim petugas ke rumah kedua istri Asrofi. Namun yang dicari tidak ada, entah karena belum sampai atau tidak ke tempat tersebut.
Asrofi merupakan terpidana kasus penipuan di Temanggung, Jawa Tengah dua tahun lalu. Ia dihukum 1 tahun 6 bulan penjara. Berdasarkan catatan Depkum HAM, Asrofi berperilaku baik dan ditempatkan untuk mengerjakan pembersihan ruang kantor. (try/sho)
Asrofi diketahui tidak kembali Senin (20/9/2008) petang. Saat itu, ia pamit kepada petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) hendak membeli menu berbuka puasa di depan gerbang pintu LP.
"Setelah ditunggu, dia tidak kembali lagi. Saat ini kami masih mencarinya," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Depkum HAM Jateng Bambang Winahyo di kantornya, Jalan DR Cipto, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/9/2008).
Bambang menjelaskan, membeli menu tambahan berbuka puasa memang menjadi kebiasaan di LP tersebut sehingga insiden itu bukanlah salah petugas yang memberi izin.
Asrofi sesungguhnya hendak dibebaskan 15 Januari 2009 mendatang jika remisinya diterima. "Kami sudah mengajukan surat remisi. Tapi dia malah melarikan diri. Saya tidak tahu kenapa," ungkapnya.
Untuk mencari keberadaan Asrofi, Depkum HAM telah mengirim petugas ke rumah kedua istri Asrofi. Namun yang dicari tidak ada, entah karena belum sampai atau tidak ke tempat tersebut.
Asrofi merupakan terpidana kasus penipuan di Temanggung, Jawa Tengah dua tahun lalu. Ia dihukum 1 tahun 6 bulan penjara. Berdasarkan catatan Depkum HAM, Asrofi berperilaku baik dan ditempatkan untuk mengerjakan pembersihan ruang kantor. (try/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:40 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Laporan dari Den Haag
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
369 Komentar
-
248 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

