Pertanyakan Keahlian Roy Suryo, Habib Rizieq Walk Out
Kamis, 25/09/2008 17:36 WIB
Jakarta -
Kepakaran Roy Suryo sebagai saksi ahli telematika dipertanyakan. Terdakwa kasus rusuh Monas Habib Rizieq Shihab keberatan. Roy tetap diizinkan bersaksi, tapi Habib Rizieq dan pengacara walk out.
Pengacara Habib Rizieq, Assegaf keberatan jika Roy Suryo sebagai saksi ahli menganalisa tayangan DVD rusuh Monas dan memberikan pendapat.
"Kita tahu hasil rekaman dalam tindak pidana umum tidak dikenal. Hanya di dalam pengadilan dalam kasus teroris. Kalau analisa tayangan DVD, kenapa tidak yang membuat DVD yang dihadirkan. Atas dasar itu kami keberatan saksi ahli dihadirkan," ujar Assegaf dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
Assegaf pun menambahkan bahwa latar belakang Roy Suryo tidak berhubungan dengan telematika.
"Tambahan, biodata saksi ahli, beliau sarjana S1 dari Fisipol yang tidak ada kaitannya dengan sidang kita. Saksi ahli juga salah satu pimpinan Partai Demokrat. Sehingga tidak independen dalam ruangan sidang," protes Assegaf.
Keberatan ini ditimpali kliennya, Habib Rizieq karena khawatir jabatan Roy di salah satu parpol pengusung pemerintah, bisa menimbulkan intervensi dalam persidangannya.
"Beliau juga penanggung jawab situs SBY. Saya ditahan kan ada intervensi dari pemerintah," tukas Habib.
"Beliau ini juga S2-nya dalam bidang perilaku dan promosi, jadi tidak ada kaitan dengan telematika. Beliau juga bukan dosen tetap UGM. Hanya dosen tamu di D3. Ternyata beliu ini dosen ISI (Institut Seni Indonesia)," imbuh Habib Rizieq.
Ditambahkan, pihaknya belum pernah menemukan tesis ilmiah Roy di bidang telematika.
"Jadi kan perlu dipertanyakan. Beliau juga sering memberi komentar, foto-foto porno atau syur. Setahu kami ini hanya pengamat atau komentator," tukas dia.
Tak sampai di situ Habib Rizieq 'menguliti' Roy. Rizieq juga mengatakan pada tahun 2007, Roy pernah mengklaim menemukan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Terbukti, imbuh Rizieq, lagu itu pernah ditayangkan di stasiun TV di Surabaya.
"Artinya yang bersangkutan plagiat.Jadi sebagai ahli dia cacat sekali. Jadi kita minta pada majelis, saksi ini bukan saksi ahli multimedia. Dan yang bersangkutan tidak independen. Saya menolak saksi ini yang jadi saksi ahli," pinta Habib.
Namun, majelis hakim yang diketuai Panusunan Harahap tetap mengizinkan saksi ahli bersaksi.
"Kita kan belum tahu siapa saksi ini. Kalau toh ternyata keterangannya tidak relevan, kan menguntungkan terdakwa. Nanti kita tanya dulu siapa orang ini," ujar dia.
"Jika saksi ini diminta untuk menganalisa hasil rekaman orang lain, kami tidak akan tanggung jawab, atas mekanisme selanjutnya yang terjadi di pengadilan. Kami akan mundur dari acara ini," tukas Assegaf.
"Kita catat. Dan majelis tidak pernah menyuruh kalian untuk keluar dari ruang sidang. Itu kemauan kalian sendiri," kata Panusunan.
"Kalau dipaksakan saya tidak bersedia hadir di sidang tanpa kuasa hukum saya," ujar Habib Rizieq.
Akhirnya, semua pengacara Habib Rizieq walk out, diikuti kliennya. Puluhan pendukung Habib Rizieq juga meninggalkan ruang sidang.
Roy yang diprotes pun diam. Sidang berlanjut tanpa terdakwa, pengacara terdakwa dan hadirin yang mayoritas pendukung Habib Rizieq. (nwk/iy)
Pengacara Habib Rizieq, Assegaf keberatan jika Roy Suryo sebagai saksi ahli menganalisa tayangan DVD rusuh Monas dan memberikan pendapat.
"Kita tahu hasil rekaman dalam tindak pidana umum tidak dikenal. Hanya di dalam pengadilan dalam kasus teroris. Kalau analisa tayangan DVD, kenapa tidak yang membuat DVD yang dihadirkan. Atas dasar itu kami keberatan saksi ahli dihadirkan," ujar Assegaf dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
Assegaf pun menambahkan bahwa latar belakang Roy Suryo tidak berhubungan dengan telematika.
"Tambahan, biodata saksi ahli, beliau sarjana S1 dari Fisipol yang tidak ada kaitannya dengan sidang kita. Saksi ahli juga salah satu pimpinan Partai Demokrat. Sehingga tidak independen dalam ruangan sidang," protes Assegaf.
Keberatan ini ditimpali kliennya, Habib Rizieq karena khawatir jabatan Roy di salah satu parpol pengusung pemerintah, bisa menimbulkan intervensi dalam persidangannya.
"Beliau juga penanggung jawab situs SBY. Saya ditahan kan ada intervensi dari pemerintah," tukas Habib.
"Beliau ini juga S2-nya dalam bidang perilaku dan promosi, jadi tidak ada kaitan dengan telematika. Beliau juga bukan dosen tetap UGM. Hanya dosen tamu di D3. Ternyata beliu ini dosen ISI (Institut Seni Indonesia)," imbuh Habib Rizieq.
Ditambahkan, pihaknya belum pernah menemukan tesis ilmiah Roy di bidang telematika.
"Jadi kan perlu dipertanyakan. Beliau juga sering memberi komentar, foto-foto porno atau syur. Setahu kami ini hanya pengamat atau komentator," tukas dia.
Tak sampai di situ Habib Rizieq 'menguliti' Roy. Rizieq juga mengatakan pada tahun 2007, Roy pernah mengklaim menemukan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Terbukti, imbuh Rizieq, lagu itu pernah ditayangkan di stasiun TV di Surabaya.
"Artinya yang bersangkutan plagiat.Jadi sebagai ahli dia cacat sekali. Jadi kita minta pada majelis, saksi ini bukan saksi ahli multimedia. Dan yang bersangkutan tidak independen. Saya menolak saksi ini yang jadi saksi ahli," pinta Habib.
Namun, majelis hakim yang diketuai Panusunan Harahap tetap mengizinkan saksi ahli bersaksi.
"Kita kan belum tahu siapa saksi ini. Kalau toh ternyata keterangannya tidak relevan, kan menguntungkan terdakwa. Nanti kita tanya dulu siapa orang ini," ujar dia.
"Jika saksi ini diminta untuk menganalisa hasil rekaman orang lain, kami tidak akan tanggung jawab, atas mekanisme selanjutnya yang terjadi di pengadilan. Kami akan mundur dari acara ini," tukas Assegaf.
"Kita catat. Dan majelis tidak pernah menyuruh kalian untuk keluar dari ruang sidang. Itu kemauan kalian sendiri," kata Panusunan.
"Kalau dipaksakan saya tidak bersedia hadir di sidang tanpa kuasa hukum saya," ujar Habib Rizieq.
Akhirnya, semua pengacara Habib Rizieq walk out, diikuti kliennya. Puluhan pendukung Habib Rizieq juga meninggalkan ruang sidang.
Roy yang diprotes pun diam. Sidang berlanjut tanpa terdakwa, pengacara terdakwa dan hadirin yang mayoritas pendukung Habib Rizieq. (nwk/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 21:21 WIB
DPR Desak Bareskrim Polri Selidiki Perencanaan Jembatan Kukar
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 20:02 WIB
Terus Diserbu Kritik, DPR Siapkan Tim Reformasi Internal
-
Rabu, 08/02/2012 19:56 WIB
Geng Cewek di Bali Anak Putus Sekolah
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 18:47 WIB
13 Pasangan Mesum di Tangerang Ditangkap Saat Asyik Indehoi di Hotel
-
Rabu, 08/02/2012 19:38 WIB
Beli di Stadium, Afriyani Potong 2 Bagian Sebutir Ekstasi dengan Giginya
-
Rabu, 08/02/2012 15:30 WIB
Cuma Bercelana Dalam, Bocah China Dipaksa Berlari di Salju
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 605.000
- Rp 1,419.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

