Bentrok AKKBB-FPI

Pengamat: Intelijen Polisi Kebobolan video

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jumat, 26/09/2008 06:40 WIB
Foto: Aprizal Rahmatullah/detikcom
Jakarta - Bentrok antara massa FPI dan AKKBB memakan korban luka-luka dari kedua belah pihak. Intelijen kepolisian dinilai gagal mencium gejala pertikaian kedua kelompok tersebut.

"Intelijen seharusnya sudah dengar semua gejala-gejala ke arah bentrokan. Intelijen perlu lebih akurat agar tidak kebobolan seperti ini," tegas Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar saat dihubungi detikcom, Jumat (26/9/2008).

Menurut Widodo, polisi yang menjaga di persidangan juga seharusnya segera menangkap mereka yang memulai berperilaku anarkis. Dengan begitu, bentrokan yang lebih besar bisa terhindarkan.

"Kalau dilihat ada yang memukul duluan, segera tangkap yang memukul. Polisi harus tegas, jangan sampai jadi besar seperti itu," ujar dosen Pasca Sarjana Kajian Ilmu Kepolisian UI ini.

Widodo juga melihat, sikap brutal yang dilakukan kedua kelompok tersebut merupakan tindakan yang tidak menghormati institusi peradilan.

"Harusnya semua pihak mengahrgai persidangan," pungkasnya. (lrn/ken)

Share:

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini