KPK Tanggapi Santai Ada Ponsel Anti Sadap
Jumat, 26/09/2008 07:33 WIB
Jakarta -
Pejabat negara boleh ketar-ketir akibat kehandalan KPK menyadap ponsel mereka. Adakah ponsel yang mampu menangkal sadapan KPK?
Menurut penjualnya, ponsel pintar BlackBerry terbaru dinilai aman dari sadap termasuk dari peralatan canggih milik KPK. Bagaimana tanggapan KPK menanggapi kemajuan teknologi ini? KPK menanggapinya dengan santai.
"Silakan saja kalau orang punya pendapat seperti itu, terserah saja," kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada detikcom, Jumat (26/9/2008).
Johan mengatakan, perangkat penyadapan yang dimiliki KPK bersifat rahasia. Termasuk teknis penggunaan dan kemampuan peralatan tersebut.
"Orang nggak tahu sebenarnya bisa (disadap) atau enggak. Biar KPK saja yang tahu," ujarnya.
Konon, banyak anggota DPR yang memesan ponsel antisadap BlackBerry tersebut. Namun KPK tidak akan melarang penggunaan ponsel tersebut oleh anggota DPR. "Kita kan nggak bisa melarang kepemilikan barang. Itu haknya mereka," kata Johan.
detikINET pada Kamis kemarin melansir, ponsel pintar sarat fitur BlackBerry dinilai punya kelebihan soal keamanan. Saking canggihnya, perangkat ini katanya tak bisa ditembus alat penyadap secanggih milik KPK sekali pun.
"Orang kebanyakan nyari BlackBerry karena lebih secure khususnya untuk chatting," ujar Direktur Commerce XL Joy Wahyudi sambil berkelakar tentang tingginya permintaan akan perangkat ini dari anggota Dewan di Senayan. (ken/nrl)
Menurut penjualnya, ponsel pintar BlackBerry terbaru dinilai aman dari sadap termasuk dari peralatan canggih milik KPK. Bagaimana tanggapan KPK menanggapi kemajuan teknologi ini? KPK menanggapinya dengan santai.
"Silakan saja kalau orang punya pendapat seperti itu, terserah saja," kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada detikcom, Jumat (26/9/2008).
Johan mengatakan, perangkat penyadapan yang dimiliki KPK bersifat rahasia. Termasuk teknis penggunaan dan kemampuan peralatan tersebut.
"Orang nggak tahu sebenarnya bisa (disadap) atau enggak. Biar KPK saja yang tahu," ujarnya.
Konon, banyak anggota DPR yang memesan ponsel antisadap BlackBerry tersebut. Namun KPK tidak akan melarang penggunaan ponsel tersebut oleh anggota DPR. "Kita kan nggak bisa melarang kepemilikan barang. Itu haknya mereka," kata Johan.
detikINET pada Kamis kemarin melansir, ponsel pintar sarat fitur BlackBerry dinilai punya kelebihan soal keamanan. Saking canggihnya, perangkat ini katanya tak bisa ditembus alat penyadap secanggih milik KPK sekali pun.
"Orang kebanyakan nyari BlackBerry karena lebih secure khususnya untuk chatting," ujar Direktur Commerce XL Joy Wahyudi sambil berkelakar tentang tingginya permintaan akan perangkat ini dari anggota Dewan di Senayan. (ken/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

