Tiga Warga Gunungkidul Mati Lemas Saat Kuras Sumur
Senin, 29/09/2008 15:42 WIB
Jakarta -
3 warga Gunungkidul tewas saat menguras sumur. Ketiganya diduga mati lemas karena menghirup gas beracun di dalam sumur.
Ketiga orang korban itu itu adalah Hantoro (45), Ismadi (45) dan Nurmufit (30). Hantoro dan Ismadi adalah warga Dusun Klepu Desa Dusun Klepu Desa Ngelegi Kecamatan Patuk. Sedang Nurmufit adalah kerabat Hantoro yang baru sehari pulang mudik dari Jakarta.
Kapolsek Patuk, AKP Sudaryanto kepada wartawan di lokasi kejadian mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, Hantoro dibantu Ismadi dan Nurmufit menguras sumur miliknya yang mulai keruh akibat musim kemarau. Mereka bertugas menguras sumur agar airnya jernih dan bisa diminum saat lebaran.
Namun saat menguras sumur dengan kedalaman sekitar 21 meter itu, Hantoro yang berada di dalam sumur tiba-tiba mengalami lemas. Ismadi dan Nurmufit berniat melakukan pertolongan namun gagal.
"Keluarga dan tetangga korban tidak berani melakukan pertolongan karena sumur yang dalam dan peralatan yang minim," Sudaryanto.
Kepolisian kemudian meminta bantuan tim SAR dari Saka Bhayangkara. Tim berhasil mengevakuasi korban menggunakan tali sepanjang 25 meter. Tim SAR juga membawa masker dan tabung oksigen. Ketiga korban baru berhasil diangkat dari dalam sumur sekitar pukul 13.30 WIB.
"Tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Ketiganya mati lemas akibat menghirup gas beracun di dalam sumur. Korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga besok hari Selasa," pungkas Sudaryanto. (bgs/ken)
Ketiga orang korban itu itu adalah Hantoro (45), Ismadi (45) dan Nurmufit (30). Hantoro dan Ismadi adalah warga Dusun Klepu Desa Dusun Klepu Desa Ngelegi Kecamatan Patuk. Sedang Nurmufit adalah kerabat Hantoro yang baru sehari pulang mudik dari Jakarta.
Kapolsek Patuk, AKP Sudaryanto kepada wartawan di lokasi kejadian mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, Hantoro dibantu Ismadi dan Nurmufit menguras sumur miliknya yang mulai keruh akibat musim kemarau. Mereka bertugas menguras sumur agar airnya jernih dan bisa diminum saat lebaran.
Namun saat menguras sumur dengan kedalaman sekitar 21 meter itu, Hantoro yang berada di dalam sumur tiba-tiba mengalami lemas. Ismadi dan Nurmufit berniat melakukan pertolongan namun gagal.
"Keluarga dan tetangga korban tidak berani melakukan pertolongan karena sumur yang dalam dan peralatan yang minim," Sudaryanto.
Kepolisian kemudian meminta bantuan tim SAR dari Saka Bhayangkara. Tim berhasil mengevakuasi korban menggunakan tali sepanjang 25 meter. Tim SAR juga membawa masker dan tabung oksigen. Ketiga korban baru berhasil diangkat dari dalam sumur sekitar pukul 13.30 WIB.
"Tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Ketiganya mati lemas akibat menghirup gas beracun di dalam sumur. Korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga besok hari Selasa," pungkas Sudaryanto. (bgs/ken)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 04:22 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Cengkareng
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

