Pria AS Bantai Keluarganya karena Kesulitan Ekonomi
Selasa, 07/10/2008 09:30 WIB
AFP
Los Angeles -
Gara-gara kesulitan ekonomi, seorang pria AS tega menghabisi istri dan anak-anaknya. Bahkan setelah membantai keluarganya, pria pengangguran ini bunuh diri.
Peristiwa tragis ini terjadi di San Fernando Valley, pinggiran Los Angeles, California, AS seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/10/2008).
Pelaku adalah seorang pria berusia 45 tahun. Dia membunuh istrinya (39), ibu mertuanya (70) dan ketiga putranya yang masing-masing berumur 19 tahun, 12 tahun dan 7 tahun. Mereka semua dihabisi di rumah keluarga tersebut. Identitas pelaku dan para korban dirahasiakan.
Pelaku telah bekerja di perusahaan akunting Price Waterhouse dan Sony Pictures sebelum menganggur baru-baru ini. Demikian disampaikan wakil kepala kepolisian Los Angeles Michael Moore.
"Kami yakin orang ini baru-baru ini sangat bersedih karena masalah keuangannya dan situasi finansial rumah tangganya. Kejadian pembunuhan-bunuh diri ini merupakan akibat langsung dari hal itu," kata Moore.
Dikatakannya, sebuah surat yang tampaknya ditulis pelaku menggambarkan masalah keuangan yang dihadapi keluarganya.
Dijelaskan Moore, semua korban tewas ditembak dengan pistol yang baru saja dibeli pelaku. Pria tersebut tidak pernah memiliki sejarah penyakit mental. (ita/nrl)
Peristiwa tragis ini terjadi di San Fernando Valley, pinggiran Los Angeles, California, AS seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/10/2008).
Pelaku adalah seorang pria berusia 45 tahun. Dia membunuh istrinya (39), ibu mertuanya (70) dan ketiga putranya yang masing-masing berumur 19 tahun, 12 tahun dan 7 tahun. Mereka semua dihabisi di rumah keluarga tersebut. Identitas pelaku dan para korban dirahasiakan.
Pelaku telah bekerja di perusahaan akunting Price Waterhouse dan Sony Pictures sebelum menganggur baru-baru ini. Demikian disampaikan wakil kepala kepolisian Los Angeles Michael Moore.
"Kami yakin orang ini baru-baru ini sangat bersedih karena masalah keuangannya dan situasi finansial rumah tangganya. Kejadian pembunuhan-bunuh diri ini merupakan akibat langsung dari hal itu," kata Moore.
Dikatakannya, sebuah surat yang tampaknya ditulis pelaku menggambarkan masalah keuangan yang dihadapi keluarganya.
Dijelaskan Moore, semua korban tewas ditembak dengan pistol yang baru saja dibeli pelaku. Pria tersebut tidak pernah memiliki sejarah penyakit mental. (ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:40 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Laporan dari Den Haag
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
369 Komentar
-
248 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

