PT PNR akan Bangun Jaringan Pipa Gas di Sumut
Sabtu, 11/10/2008 03:25 WIB
Jakarta -
Krisis pasokan gas sejak tiga tahun terakhir di Sumatera Utara (Sumut) diperkirakan bakal teratasi sebagian pada tahun 2009. Sebuah perusahaan berencana menginvestasikan dana sebesar US$ 6 juta untuk pembangunan jaringan pipa gas dari Wampu di Kabupaten Langkat hingga PT Kawasan Industri Medan (KIM) di Medan.
Investasi itu rencananya akan ditanamkan PT Pertiwi Nusantara Resources (PNR). Nilainya setara dengan Rp 57 miliar lebih. Perusahaan itu akan membangun jaringan pipa sepanjang 25 kilometer dari Wampu di Kabupaten Langkat menuju KIM di Medan.
General Manager Region Sumatera PT PNR Rizal A Tampubolon mengatakan, pembangunan jaringan pipa gas itu diharapkan bisa mengatasi sebagian krisis gas yang dialami Sumut.
"Saat ini, kita sedang memfinalisasi seluruh proses pekerjaan. Diharapkan empat sampai enam bulan ke depan jaringan pipa gas tersebut sudah selesai dibangun," kata Rizal di Medan, Jumat (10/10/2008).
Rizal menjelaskan, pembangunan jaringan pipa gas nantinya akan melewati sejumlah lahan milik PT Perkebunan Nusantara II. Karena itu, pihaknya mengharapkan bantuan Pemerintah Provinsi Sumut untuk proses pelepasan lahan yang melewati areal tersebut.
"Bantuan Pemprov Sumut tersebut sangat diharapkan guna mempercepat realisasi pembangunan. Karena dengan produksi gas 10 juta meter kubik per hari, atau sekitar 40 juta meter kubik per bulannya, maka sekitar 12 juta meter kubik akan diperuntukkan bagi pasokan gas ke PT KIM dan PT PLN. Sehingga krisis gas untuk sebagian industri di PT KIM, termasuk yang dialami PT PLN bisa diatasi sebagian," ujar Rizal.
(rul/sho)
Investasi itu rencananya akan ditanamkan PT Pertiwi Nusantara Resources (PNR). Nilainya setara dengan Rp 57 miliar lebih. Perusahaan itu akan membangun jaringan pipa sepanjang 25 kilometer dari Wampu di Kabupaten Langkat menuju KIM di Medan.
General Manager Region Sumatera PT PNR Rizal A Tampubolon mengatakan, pembangunan jaringan pipa gas itu diharapkan bisa mengatasi sebagian krisis gas yang dialami Sumut.
"Saat ini, kita sedang memfinalisasi seluruh proses pekerjaan. Diharapkan empat sampai enam bulan ke depan jaringan pipa gas tersebut sudah selesai dibangun," kata Rizal di Medan, Jumat (10/10/2008).
Rizal menjelaskan, pembangunan jaringan pipa gas nantinya akan melewati sejumlah lahan milik PT Perkebunan Nusantara II. Karena itu, pihaknya mengharapkan bantuan Pemerintah Provinsi Sumut untuk proses pelepasan lahan yang melewati areal tersebut.
"Bantuan Pemprov Sumut tersebut sangat diharapkan guna mempercepat realisasi pembangunan. Karena dengan produksi gas 10 juta meter kubik per hari, atau sekitar 40 juta meter kubik per bulannya, maka sekitar 12 juta meter kubik akan diperuntukkan bagi pasokan gas ke PT KIM dan PT PLN. Sehingga krisis gas untuk sebagian industri di PT KIM, termasuk yang dialami PT PLN bisa diatasi sebagian," ujar Rizal.
(rul/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 07:33 WIB
PO Karunia Bakti akan Dimintai Keterangan Terkait Kecelakaan di Cisarua
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Minggu, 12/02/2012 05:40 WIB
Truk Tronton Terperosok Gorong-gorong di Jl Raya Bogor
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
446 Komentar
-
400 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

