Menkes Minta Obat Bantuan Bencana Kadaluarsa Diwaspadai

Irwan Nugroho - detikNews
Selasa, 14/10/2008 00:31 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Kuta - Menkes Siti Fadilah Supari mengingatkan agar berhati-hati menerima bantuan obat-obatan pada saat terjadi bencana. Tak jarang obat yang diberikan sudah kadaluarsa.

"Ternyata manajemen obat-obatan itu bukan sesuatu yang sepele," ujar Menkes Siti Fadilah Supari dalam pembukaan 'Pelatihan Manajemen Bencana dan Obat-obatan', di Hotel Harris, Kuta, Bali, Senin (13/10/2008).

Menkes mengatakan, sebanyak 40 ton obat-obatan bantuan ditemukan kadaluarsa pada saat terjadi bencana tsunami di Aceh. "Obat-obat berbagai jenis itu kemudian dibakar," jelasnya.

Menurut Menkes, kejadian tersebut kembali terulang saat gempa menguncang Yogyakarta, Mei 2005 silam. Sekitar 12 ton obat-obatan yang akan diberikan ke korban telah kadaluarsa.

"Tapi kalau di Yogya itu manajemen obatnya sudah lebih bagus. Di Yogya yang kadaluarsa ketahuan dari mana sehingga dikembalikan ke ambassador-nya untuk ditegur. Karena membakar obat yang kadaluarsa pun perlu biaya," tutur Menkes. (did/nwk)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini