Sumanto 'Manusia Kanibal' Buka Pameran Lukisan
Senin, 20/10/2008 20:26 WIB
Purwokerto -
Masih ingat Sumanto? Pria yang pernah mendapat julukan 'manusia kanibal' tersebut terlihat di sebuah pameran lukisan di Purwokerto, Jawa Tengah. Tidak sekadar hadir, Soemanto bahkan didapuk untuk membuka acara tersebut.
Acara pameran yang diikuti 31 pelukis dari berbagai daerah tersebut digelar di Gedung Kesenian Suteja, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (20/10/2008). Soemanto hadir mengenakan baju batik berwarna merah dan didampingi 'pengasuhnya', yakni seorang pria bernama Supono.
Seperti layaknya pejabat tinggi saat membuka sebuah acara, dalam kesempatan itu Sumanto pun diberikan kesempatan memberikan sambutan. Namun namanya juga Sumanto, dia berbicara asal-asalan tanpa jelas juntrungannya alias tidak nyambung.
"Saya kasihan sama TKI di luar negeri. Kalapas Amerika, Kalapas Brunei, marilah kita saksikan acara ini dengan sukses dan khidmad," ujar Sumanto sambil memukul gong beberapa kali disambut tepuk tangan para hadirin.
Usai memberikan sambutan, Sumanto lagi-lagi bergaya bak pejabat penting. Dia berkeliling melihat-lihat lukisan yang dipamerkan sambil memberikan komentar yang juga ngawur.
"Ini lukisan wayang. Lukisan ini patut kita contoh dalam kehidupan," tutur Sumanto sambil manggut-manggut di depan sebuah lukisan.
Ketua Panitia, Fatur, menyatakan pihaknya memang sengaja mengundang Sumanto untuk membuka pameran lukisan tersebut. Menurutnya, lukisan adalah sebuah karya seni yang memiliki multi tafsir. Setiap orang, termasuk Sumanto, bisa memberikan pendapatnya mengenai sebuah lukisan.
"Jadi terserah orang memberikan penafsiran apa tentang sebuah lukisan. Seperti Sumanto, dia punya penafsiran sendiri tentang sebuah lukisan," papar Fatur.
Sosok Sumanto pernah menggegerkan masyarakat Indonesia akibat perbuatan nyelenehnya beberapa tahun lalu. Bagaimana tidak, pria asal Purbalingga ini gemar menyantap bangkai manusia. Berdasarkan pengakuannya, setidaknya sudah 3 bangkai manusia yang dimakannya. Bangkai-bangkai itu digalinya sendiri dari kuburan di desa tempatnya tinggal.
Atas perbuatannya, Sumanto sempat dipenjara. Namun sejumlah pihak menyayangkan tindakan hukum tersebut. Sebab mereka meragukan kewarasan akal sehat pria yang hidup dalam kemiskinan terebut. (djo/djo)
Acara pameran yang diikuti 31 pelukis dari berbagai daerah tersebut digelar di Gedung Kesenian Suteja, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (20/10/2008). Soemanto hadir mengenakan baju batik berwarna merah dan didampingi 'pengasuhnya', yakni seorang pria bernama Supono.
Seperti layaknya pejabat tinggi saat membuka sebuah acara, dalam kesempatan itu Sumanto pun diberikan kesempatan memberikan sambutan. Namun namanya juga Sumanto, dia berbicara asal-asalan tanpa jelas juntrungannya alias tidak nyambung.
"Saya kasihan sama TKI di luar negeri. Kalapas Amerika, Kalapas Brunei, marilah kita saksikan acara ini dengan sukses dan khidmad," ujar Sumanto sambil memukul gong beberapa kali disambut tepuk tangan para hadirin.
Usai memberikan sambutan, Sumanto lagi-lagi bergaya bak pejabat penting. Dia berkeliling melihat-lihat lukisan yang dipamerkan sambil memberikan komentar yang juga ngawur.
"Ini lukisan wayang. Lukisan ini patut kita contoh dalam kehidupan," tutur Sumanto sambil manggut-manggut di depan sebuah lukisan.
Ketua Panitia, Fatur, menyatakan pihaknya memang sengaja mengundang Sumanto untuk membuka pameran lukisan tersebut. Menurutnya, lukisan adalah sebuah karya seni yang memiliki multi tafsir. Setiap orang, termasuk Sumanto, bisa memberikan pendapatnya mengenai sebuah lukisan.
"Jadi terserah orang memberikan penafsiran apa tentang sebuah lukisan. Seperti Sumanto, dia punya penafsiran sendiri tentang sebuah lukisan," papar Fatur.
Sosok Sumanto pernah menggegerkan masyarakat Indonesia akibat perbuatan nyelenehnya beberapa tahun lalu. Bagaimana tidak, pria asal Purbalingga ini gemar menyantap bangkai manusia. Berdasarkan pengakuannya, setidaknya sudah 3 bangkai manusia yang dimakannya. Bangkai-bangkai itu digalinya sendiri dari kuburan di desa tempatnya tinggal.
Atas perbuatannya, Sumanto sempat dipenjara. Namun sejumlah pihak menyayangkan tindakan hukum tersebut. Sebab mereka meragukan kewarasan akal sehat pria yang hidup dalam kemiskinan terebut. (djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 12:38 WIB
Ditanya Money Politic Kongres PD, Ketua DPC Bengkalis Berang
-
Sabtu, 11/02/2012 12:18 WIB
Puncak Macet, Lokasi Kecelakaan Bus Maut Jadi Tontonan
-
Sabtu, 11/02/2012 12:07 WIB
Kemenhub Bekukan Izin Trayek Bus Karunia Bakti
-
Sabtu, 11/02/2012 11:53 WIB
Takut Diamuk Massa, Armada Karunia Bakti Hari Ini Stop Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 11:18 WIB
Terseret Kasus Munir, Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN Disesalkan
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 11:53 WIB
Takut Diamuk Massa, Armada Karunia Bakti Hari Ini Stop Beroperasi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

